PK Kasus Sita Alat Berat, Kuasa Hukum Imran Cs Desak MA Batalkan Dalil JPU

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 Maret 2025 - 09:43 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Namlea, Maluku– Sidang Peninjauan Kembali (PK) terkait penyitaan alat berat oleh Kejaksaan Negeri Buru memasuki tahap kesimpulan di Pengadilan Negeri (PN) Namlea, Senin (3/3/2025).

Tim kuasa hukum Imran Cs mendesak Mahkamah Agung (MA) untuk membatalkan dalil Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang dinilai hanya mengulang argumen dalam putusan sebelumnya.

Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Fandi Abdilah dengan anggota Muhammad Akbar Hanafi dan Erfan Afandi Kuasa hukum pemohon PK, Nuhjir Nabiu menegaskan bahwa Kontra Memori yang diajukan JPU pada 17 Februari 2025 tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

“Dalil JPU hanya pengulangan dari Putusan Pengadilan Tinggi Ambon Nomor: 118/Pid.Sus-LH/2023/PT AMB tanggal 14 November 2023. Oleh karena itu, patut dikesampingkan demi supremasi hukum,” tegas Nuhjir usai sidang.

Sebagai upaya memperkuat permohonan PK, pihaknya menghadirkan bukti baru (novum) dan saksi-saksi yang belum pernah diperiksa dalam persidangan sebelumnya. Beberapa bukti yang diajukan antara lain:

  • Faktur jual beli dan invoice ekskavator Caterpillar 320D antara PT BFI Finance Indonesia Tbk dan PT Harapan Rimba Mas.
  • Kwitansi penyewaan alat berat serta surat pernyataan sewa-menyewa ekskavator yang ditandatangani Nurcholis Damad Manilet, orang kepercayaan Engko Sutheno.
  • Print out bukti transfer Rp75 juta dari Nurcholis ke rekening Victor Sutheno, anak dari Engko Sutheno, pada 30 Januari 2023.
Baca Juga :  Muscalub HIPMI Buru Berjalan Lancar, Sangadji Apresiasi Semua Pihak yang Terlibat

Menurut Nuhjir, kesaksian dari Nurcholis dan Achmad Menilet memperkuat klaim bahwa satu unit ekskavator warna kuning merek CAT dengan kunci ekskavator berwarna hitam adalah milik Engko Sutheno.

“Kami berharap Mahkamah Agung menerima permohonan PK ini dan membatalkan dalil JPU agar keadilan dapat ditegakkan,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

300 Paket Sembako Warnai Pelantikan PD Muhammadiyah Buru
Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Buru Resmi Dilantik
Kodim 1506/Namlea Bersama Warga Garap Fondasi Jembatan Gantung Namlea Ilath
Persempit Jalur Peredaran Narkoba, Dirresnarkoba Polda Maluku Pimpin Razia Gabungan di Pelabuhan Hitu
Aktivitas Pengolahan Emas Kembali Disorot, Polda Maluku dan Kodam Pattimura Diminta Buka Mata soal Gunung Botak
Oli Palsu Diduga Jadi Mainan, Kasus Pembunuhan Tak Terungkap, PMPI Maluku Desak Kapolres Bursel Dicopot
Rekening Fadel Rumakat Terima Transferan Rp75 Juta, Dugaan Pemerasan di Teluk Ambon; Publik Ingat Kontroversi “100 Ton Narkoba”
Surati Kapolda Maluku, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Pengungkapan Kematian Fikram Heluth di Kawasan Tambang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:20 WIT

300 Paket Sembako Warnai Pelantikan PD Muhammadiyah Buru

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:15 WIT

Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Buru Resmi Dilantik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:02 WIT

Kodim 1506/Namlea Bersama Warga Garap Fondasi Jembatan Gantung Namlea Ilath

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:48 WIT

Persempit Jalur Peredaran Narkoba, Dirresnarkoba Polda Maluku Pimpin Razia Gabungan di Pelabuhan Hitu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:00 WIT

Aktivitas Pengolahan Emas Kembali Disorot, Polda Maluku dan Kodam Pattimura Diminta Buka Mata soal Gunung Botak

Berita Terbaru