Ambon, TrendingMaluku.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem secara resmi menetapkan Abdullah Vanath sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Maluku yang baru. Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 161-Kpts/DPP-Nasdem/V/2026 yang dibacakan dalam rapat resmi, Rabu (6/5/2026).
Keputusan tersebut sekaligus mencabut surat keputusan sebelumnya dan menjadi langkah strategis partai untuk mengisi kekosongan kepemimpinan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Keadaan ini dinilai telah membuat kinerja organisasi belum berjalan maksimal dan perlu segera dituntaskan agar tidak menghambat berbagai agenda penting.
Wakil Ketua Demisioner DPW Nasdem Maluku, Abubakar Marasabessy, yang bertugas membacakan surat keputusan tersebut menjelaskan bahwa kekosongan jabatan menjadi perhatian serius karena dikhawatirkan bisa berdampak pada tahapan politik strategis, terutama proses pendaftaran partai politik yang akan dimulai pada Juni 2026 mendatang.
“DPP mengambil langkah strategis agar roda organisasi tidak terhambat menjelang agenda politik nasional maupun daerah. Kami memastikan kepengurusan segera berfungsi penuh,” ujar Abubakar.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Fauzan Rahawarin, membenarkan bahwa pergantian kepemimpinan ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan Ketua DPW sebelumnya, Hamdani Laturua. Kondisi kesehatan Hamdani dalam enam bulan terakhir dikabarkan menurun sehingga tidak dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal.
“Kami sempat dua kali menjenguk di Manado. Dengan berbagai pertimbangan matang, akhirnya DPP menetapkan rotasi kepemimpinan agar organisasi tetap berjalan dinamis dan tidak vakum,” jelas Fauzan.
Dalam rapat pengesahan tersebut, DPP juga memberikan instruksi khusus terkait mekanisme komunikasi internal. Partai menekankan agar penyampaian informasi dilakukan secara berjenjang dan tertib. Surat keputusan pengangkatan tidak langsung disebar secara luas di media sosial, melainkan harus dikonfirmasikan terlebih dahulu kepada seluruh kader dalam forum resmi sebelum dipublikasikan ke publik. Hal ini dilakukan demi menjaga akurasi data dan keharmonisan internal partai.
Rapat kemudian diakhiri dengan penandatanganan daftar hadir sebagai bentuk pengesahan awal masa transisi kepengurusan. Fauzan berharap, kepemimpinan baru di bawah Abdullah Vanath dapat membawa semangat baru, memperkuat konsolidasi partai di seluruh wilayah, serta melanjutkan program kerja yang sudah berjalan demi menjadikan Nasdem Maluku semakin solid dan kuat.
Sebagai langkah lanjutan, diketahui bahwa setelah ketua baru tiba di Ambon, pihaknya akan segera digelar pertemuan perdana. Agenda utama pertemuan tersebut adalah menyusun struktur organisasi secara lengkap dan menyepakati langkah kerja ke depan untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan politik mendatang. (TM.01)







































































Discussion about this post