Beban Konflik Hunuth-Hitu Bukan Hanya Milik Ambon, Maluku Tengah Harus Hadir

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 05:18 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Direktur Rumah Inspirasi, Muhammad Fahrul Kaisuku, mendorong adanya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dan Pemerintah Kota Ambon dalam penanganan korban materil akibat konflik yang melibatkan warga Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, dan warga Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah.

Fahrul menilai, keterlibatan Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awatah, sangat penting mengingat insiden konflik pada 19 Agustus 2025 kemarin melibatkan dua kelompor warga beda administrasi pemerintahan.

“Jika melihat perkembangan terakhir, sehari pasca-insiden penyerangan diketahui bahwa terjadi salah kaprah. Kasarnya salah alamat yang melibatkan warga Malteng dan Kota Ambon. Karena itu, Bupati Maluku Tengah harus ikut bertanggung jawab. Jangan biarkan beban ini ditanggung sendiri oleh Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena,” ujarnya, Rabu (20/8/2025).

Sebelumnya, bentrokan warga Hunuth dan Hitu pecah setelah tewasnya seorang siswa SMK Negeri 3 Ambon berinisial AP.

Konflik itu menyebabkan dua orang terluka, serta 17 bangunan terbakar dan dirusak massa. Sejumlah warga Hunuth kini terpaksa mengungsi di Balai Pertanian Desa Waiheru.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, yang meninjau langsung lokasi bentrokan, memastikan pemerintah kota akan menanggung biaya perbaikan rumah yang terbakar maupun rusak.

“Pemerintah akan menangani, jadi rumah yang terbakar akan segera diperbaiki. Kami harap masyarakat tetap menjaga situasi agar kondusif sehingga pemerintah bisa bekerja mengatasi persoalan ini,” tegas Wattimena kepada wartawan.

Wattimena dalam upaya mereda kondisional masyarakat yang memanas, didampingi Ketua DPRD Kota Ambon, Wakil Ketua Komisi I DPDR kota Ambon Fadli Toisutta, Danpom XV/Ptm serta sejumlah staceholder.

Selain perbaikan rumah, Wattimena juga telah memerintahkan Dinas Sosial Kota Ambon melakukan penanganan darurat bagi para pengungsi.

“Kami pastikan mereka yang mengungsi dapat terlayani dengan baik,” ujarnya kemarin.

Kembali ke aktivis Pemuda Muhammadiyah Maluku itu, dia menekankan bahwa beban penanganan pasca-konflik seharusnya tidak hanya dipikul Pemkot Ambon.

Menurutnya, Pemda Maluku Tengah juga memiliki tanggung jawab moral maupun administratif untuk membantu, mengingat warganya terlibat dalam peristiwa tersebut.

“Ini momentum bagi dua kepala daerah untuk bekerja sama, agar penyelesaian masalah lebih adil dan tidak timpang. Pemerintah harus hadir bersama, bukan saling melepaskan diri,” tegasnya.

Hingga kini, aparat TNI-Polri masih berjaga di lokasi untuk memastikan keamanan masyarakat. Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, melalui juru bicaranya Kasrul Serang, juga mengimbau warga Hunuth, Durian Patah, Hitu, dan Passo agar menahan diri serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi di media sosial.

Kepolisian telah mengamankan terduga pelaku penikaman, Indra Sabandar (18), siswa SMK Negeri 3 Ambon asal Dusun Hunimua Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah. Penikaman itu menjadi pemicu awal ledakan emosi yang berujung konflik antarwarga.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri
Dukung Langkah Kodam XV/Pattimura, GEMA – MA Tekankan Penataan Yang Taat Hukum

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:38 WIT

Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT