Dua Dosen UIN AMSA Ambon – Suami Istri Asal Maluku, Raih Gelar Doktor Cumlaude di UNY

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 2 November 2025 - 02:03 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Yogyakarta,– Pasangan dosen muda asal Maluku, Dr. Eko Wahyunanto Prihono, M.Pd., dan Dr. Fitria Lapele, M.Pd., menorehkan prestasi gemilang di Yogyakarta. Keduanya, yang mengajar di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Abdul Muthalib Sangadji Ambon (UIN AMSA), resmi menyandang gelar doktor dengan predikat Cumlaude dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Dalam wisuda UNY pada Selasa (2/11/2025), nama pasangan suami istri ini mencuri perhatian di antara 778 wisudawan. Mereka menjadi wakil dari Indonesia Timur yang berhasil menembus prestasi akademik nasional.

Dr. Eko meraih gelar doktor melalui disertasi bertajuk “Evaluasi Mutu Pendidikan: Model Analisis Penentuan Kualitas Pengukuran Konstruk, Komponen Utama, dan Klasterisasi Berdasarkan Hasil Akreditasi Sekolah/Madrasah di Provinsi Maluku.” Risetnya menawarkan pendekatan baru dalam meningkatkan mutu pendidikan berbasis data akreditasi sekolah dan madrasah.

Baca Juga :  Tahun Baru Baru Islam 1 Muharram: Makna dan Keutamaan

Sementara itu, sang istri, Dr. Fitria Lapele, meneliti “Pengembangan Model Evaluasi Program English for Specific Purposes pada Perguruan Tinggi,” yang menyoroti pentingnya pembelajaran bahasa Inggris yang kontekstual dan aplikatif di dunia akademik.

Dekan FITK UIN AMSA, Jumaeda, mengapresiasi capaian keduanya. “Kami berharap mereka segera kembali bertugas dan mengaplikasikan keilmuannya untuk pengembangan lembaga dan peningkatan mutu pendidikan di Maluku,” ujarnya.

Keberhasilan pasangan akademisi ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan tak hanya tumbuh di pusat-pusat besar, tapi juga di kampus timur Indonesia. Dari Ambon, mereka menunjukkan bahwa tekad, cinta pada ilmu, dan dedikasi dapat menembus batas jarak dan stigma daerah.

Dari ruang kuliah hingga pelaminan, Eko dan Fitria membuktikan: cinta pada ilmu bisa menjadi bentuk pengabdian paling tulus bagi tanah kelahiran. ***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda
Meriahkan Sumpah Pemuda 2026, IMM dan HMI SBB Kolaborasi Gelar Dialog Publik
Tiga Menteri Direncanakan Hadiri Muktamar KAMMI ke-14 di Ambon
UIN AM Sangadji Ambon dan Pemkab Seram Bagian Timur Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah
Seminar Nasional FISK IAKN Ambon, Bicara Perubahan Sosial Hingga Krisis Ekologis di Maluku
Dari Kampus ke Masyarakat, 4 Lulusan FH UNLESA Siap Mengabdi di Bumi Tanimbar
Siswi MA Ar-Rahman Limboro SBB Kembali Wakili Maluku di Parlemen Remaja 2026
Ismail Borut Dosen UM Maluku Tuntaskan Riset, Lahirkan Dua Buku Integrasi Islam dan Sains

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:30 WIT

Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:54 WIT

Meriahkan Sumpah Pemuda 2026, IMM dan HMI SBB Kolaborasi Gelar Dialog Publik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:04 WIT

Tiga Menteri Direncanakan Hadiri Muktamar KAMMI ke-14 di Ambon

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:17 WIT

UIN AM Sangadji Ambon dan Pemkab Seram Bagian Timur Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 10:35 WIT

Seminar Nasional FISK IAKN Ambon, Bicara Perubahan Sosial Hingga Krisis Ekologis di Maluku

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT