Kelangkaan BBM Meluas, Benhur George Watubun Imbau Penghematan

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:04 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku,- Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Pertamax, hingga Solar mulai dirasakan warga Kota Ambon sejak Minggu (29/03/2026) hingga Selasa (31/03/2026).

Sejumlah SPBU di kota ini dipadati antrean kendaraan roda dua maupun roda empat yang menunggu giliran pengisian.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean panjang terjadi di beberapa titik, seperti SPBU Jalan Soa Bali, SPBU Belakang Kota di Jalan Tulukabessy, serta SPBU Kebun Cengkeh. Bahkan, BBM eceran yang biasanya dijual di sepanjang jalan pun kini sulit ditemukan.

Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun, menilai kondisi ini tidak terlepas dari dampak konflik global yang tengah berlangsung di kawasan Timur Tengah, khususnya melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

“Jika konflik ini terus berlanjut, tentu akan berdampak besar terhadap pasar global, termasuk pasokan minyak dunia yang berimbas hingga ke daerah seperti Maluku,” ujar Watubun kepada wartawan di Rumah Rakyat Karang Panjang, Ambon. Selasa (31/03/2026).

Menurutnya, kawasan tersebut merupakan salah satu pusat produksi dan distribusi minyak dunia, sehingga gejolak yang terjadi dapat memengaruhi ketersediaan BBM secara luas.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk mulai menghemat penggunaan BBM serta mengatur pola konsumsi energi secara bijak.

“Tanamlah apa yang bisa kita makan dan minum. Kita harus mengefisienkan diri dalam penggunaan bahan bakar minyak,” katanya.

Baca Juga :  9 Orang Luka Akibat Pohon Tumbang Hantam Pangkalan Coker, 2M Melalui BMW Beri Penguatan

Selain itu, Watubun juga menyinggung perlunya langkah pemerintah dalam mendorong efisiensi, termasuk penerapan kebijakan work from home (WFH) guna mengurangi mobilitas dan konsumsi BBM.

Ia menegaskan, gerakan penghematan harus dimulai dari pemerintah dan DPRD sebagai contoh bagi masyarakat.

“Kalau konflik ini tidak mereda, maka langkah penghematan harus dimulai dari pemerintah pusat, lalu diikuti DPRD sebagai representasi rakyat, sehingga bisa menjadi teladan,” tegasnya.

Watubun juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik, serta bersama-sama menjaga stabilitas dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara bijak.*

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri
Dukung Langkah Kodam XV/Pattimura, GEMA – MA Tekankan Penataan Yang Taat Hukum

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:38 WIT

Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!

Berita Terbaru