Ambon, Maluku — Pengurus Besar Ampera Maluku menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Pemerintah Kota Ambon dalam mengatasi persoalan sampah, yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama perkotaan. Kolaborasi strategis Pemkot Ambon dengan Bank Sampah Induk Lestari Maluku dinilai sebagai terobosan penting dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan.
Ketua Umum PB Ampera Maluku, Rumadhan Wahyu Pratama, menilai langkah ini sebagai bukti kepemimpinan yang visioner, bertanggung jawab, dan memiliki komitmen kuat untuk menyelamatkan lingkungan dari ancaman sampah yang semakin mengkhawatirkan.
“Kami melihat langkah ini bukan sekadar respons biasa, melainkan gerakan nyata yang patut diapresiasi. Pemkot Ambon telah menunjukkan kemauan kuat untuk bersinergi dengan elemen masyarakat, termasuk lembaga pengelola sampah berbasis komunitas seperti Bank Sampah Induk Lestari Maluku,” ujar Rumadhan, Selasa (12/08).
PB Ampera Maluku menegaskan kesiapan untuk mendukung berbagai inisiatif yang melibatkan partisipasi masyarakat, membangun ekosistem pengelolaan sampah yang modern, inklusif, dan berorientasi pada hasil. Menurut Rumadhan, sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat sipil merupakan kunci keberhasilan dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
“Kami menaruh harapan besar agar langkah ini terus diperkuat dan ditingkatkan. Kami ingin melihat Ambon menjadi kota percontohan dalam pengelolaan sampah di kawasan timur Indonesia, bahkan nasional. PB Ampera siap menjadi bagian dari gerakan ini,” tambahnya.
Dengan kolaborasi yang solid dan komitmen bersama menjaga lingkungan, PB Ampera Maluku optimistis Ambon dapat bertransformasi menjadi kota yang bersih, sehat, dan layak huni bagi generasi saat ini maupun yang akan datang.***














Komentar