HMI Cabang Ambon Kutuk Keras Pernyataan Asbun dan Provokatif Ketua DPRD Kota Ambon

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 12:48 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon dengan lantang dan tegas mengutuk keras pernyataan asal bunyi (asbun) dan provokatif dari Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Tamaela, soal konflik Hitu-Hunuth yang terjadi pada selasa kemarin.

Pernyataan yang disampaikan Morits pada konferensi pers di kantor DPRD Kota Ambon pasca konflik dua negeri yang menuding Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah (Malteng) lalai dalam membina keamanan dan ketertiban masyarakatnya, bukan mendinginkan suasana, malah memperkeruh.

Rama Keliangin, Ketua Bidang Pembinaan Aparatur Organisasi (PAO) HMI Cabang Ambon, Kamis (21/08) menilai Morits dalam menyampaikan pendapat tidak mencerminkan dirinya sebagai pejabat publik dan pimpinan lembaga legislatif Kota Ambon, ditambah pernyataannya yang menyebut Pemkab Malteng harus bertanggungjawab karena gagal menjaga rakyatnya.

Baca Juga :  Pemanggilan Saksi Sepi Respons, Kadis ESDM Satu-satunya yang Datang

“Padahal kita ketahui bersama bahwa Pemkab Malteng telah bergerak cepat memberikan santunan kepada korban penikaman, bertemu Raja Negeri Hitu Lama dan Hitu Messeng guna meredakan suasana dan menjaga kondusifitas,” beber dia.

Keliangin katakan, publik juga tahu, bahwa Pemkab Malteng telah melakukan koordinasi dengan Walikota Ambon dan Gubernur Maluku, mencari solusi penanganan bersama rumah korban kebakaran konflik tersebut.

“Pak Morits malah tampil dengan pernyataan yang tidak etis juga provokatif. Sebagai Pejabat Publik Morits harus bertanggungjawab dengan pernyataannya karena disampaikan dalam forum resmi dan menjadi konsumsi publik,” sambung Keliangin.

Dia ingatkan, ketua DPRD Kota Ambon Morits Tamaela ini belum selesai dengan masalah dugaan pesta miras dan Penganiayaan yang membuat geger masyarakat se-kota Ambon, kini kembali membuat gaduh dengan pernyataan asbun dan provokatif nya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Berita Terbaru