Ambon Rayakan Harmoni Lewat Kasidah di Festival Seni Budaya Islami 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:16 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Suasana Gedung Azhari, Kamis (28/8/2025), dipenuhi lantunan nada religi. Ratusan peserta hadir, membawa semangat yang sama: merayakan seni kasidah sebagai bagian dari denyut budaya Ambon.

Di hadapan para peserta Festival Seni Budaya Islami dan Pemilihan Duta Qasidah 2025, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa kasidah bukan sekadar seni musik bernuansa Islami, melainkan juga sarana untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat identitas kota.

“Ambon dikenal sebagai kota musik. Karena itu, musik Islami seperti kasidah juga harus mendapat ruang yang sama pentingnya dengan musik modern dan tradisional,” ucapnya lantang.

Wattimena menilai festival ini punya arti strategis. Bukan hanya sebagai ajang unjuk bakat, tetapi juga sebagai upaya membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kokoh.

Pemerintah kota, katanya, tengah serius menanamkan pendidikan musik sejak dini, bahkan memasukkan musik tradisional seperti suling bambu dalam kurikulum sekolah.

Baginya, kompetisi dalam festival bukan semata mencari pemenang. Lebih dari itu, ia ingin peserta mendapatkan pengalaman, motivasi, dan pembentukan karakter yang siap menghadapi tantangan zaman.

Dalam kesempatan itu, Wattimena juga memberi apresiasi kepada DPD Laski Nusantara Jaya Kota Ambon.

Menurutnya, organisasi ini konsisten menjaga ruh seni kasidah agar tetap hidup di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Koperasi dan Alsintan Jadi Sorotan Utama Reses Yan Noach di MBD

Festival ini berlangsung selama dua hari, melibatkan 156 peserta yang tampil dengan beragam kreasi kasidah.

Selain itu, hadir pula bazar murah yang memamerkan produk UMKM lokal, menambah semarak suasana sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha kecil untuk dikenal lebih luas.

Di penghujung sambutannya, Wali Kota menyinggung masa depan Ambon. Ia menyebut pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota dalam menata Teluk Ambon.

“Kita ingin Ambon tumbuh kokoh, maju, dan tetap harmonis. Lewat seni, silaturahmi, dan budaya, kita bisa mewujudkannya,” tutupnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri
Dukung Langkah Kodam XV/Pattimura, GEMA – MA Tekankan Penataan Yang Taat Hukum

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:38 WIT

Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!

Berita Terbaru