Suara Dari Maluku: Desakan Mundur MenHut Sangat Bermuatakan Politiik

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 12:07 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Maluku angkat bicara terkait kritik yang menyerang Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI.

Wakil sekretaris DPW PSI Maluku, Farham, menyebut desakan agar Raja Juli mundur merupakan serangan tendensius yang tidak memiliki dasar kuat.

Raja Juli Antoni, yang juga Sekretaris Jenderal PSI kembali menjadi sorotan dalam RDP yang membahas isu deforestasi dan banjir di sejumlah wilayah Sumatera.

Farham menegaskan bahwa selama menjabat, Raja Juli tidak pernah mengeluarkan izin pelepasan kawasan hutan maupun izin pertambangan yang dapat memicu kerusakan lingkungan.Dia menyebut Raja Juli konsisten menjalankan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat reboisasi dan pemulihan kawasan terdampak.

“Secara jelas dan konkret, Menhut menyampaikan dalam RDP bahwa beliau tidak mengeluarkan IPPKH ataupun izin tambang. Fokusnya adalah program penanaman pohon kembali, evaluasi kawasan bencana, serta penyelidikan bersama Polri untuk mengungkap penyebab bencana,” Ungkap Farham, Minggu (07/12)

Baca Juga :  The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

Farham menilai desakan sebagian anggota DPR agar Raja Juli mundur hanyalah bentuk politisasi yang tidak konstruktif.

Menurutnya, Menteri Raja Juli justru telah melakukan banyak upaya pemulihan lingkungan, mulai dari reforestasi, penetapan hutan adat, hingga pengembangan hutan karbon.

Dirinya juga mengkritik sikap beberapa anggota DPR yang dianggap hanya mencari kambing hitam alih-alih fokus pada solusi.

Baginya, langkah tersebut tidak mencerminkan peran lembaga legislatif yang seharusnya ikut bertanggung jawab dalam merumuskan kebijakan kehutanan yang berkelanjutan.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
Plt Ketua DPW PPP Maluku Dukung Pemberhentian Waketum dan Sekjen DPP
KTC Gaungkan Aksi Nyata Peringatan Sumpah Pemuda Lewat Kusambi Tanempar Cup 2026
Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda
KNPI Maluku Ajak Publik Bijak Memilah Kewenangan Pemerintahan
Rektor UIN Ambon Prof Abidin Raih PIKI Awards 2026, Diakui atas Perjuangan Toleransi dan Perdamaian
Cermati Capaian Bang Ozan, Tuhepaly Soroti Perubahan Pendidikan dan Arah Baru Ekonomi Malteng
ERT Wetar BKP-BTR Ikuti IFRC 2026, Tingkatkan Kompetensi dan Kesiapan Penanganan Darurat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 02:24 WIT

Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:26 WIT

Plt Ketua DPW PPP Maluku Dukung Pemberhentian Waketum dan Sekjen DPP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:15 WIT

KTC Gaungkan Aksi Nyata Peringatan Sumpah Pemuda Lewat Kusambi Tanempar Cup 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:30 WIT

Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:23 WIT

KNPI Maluku Ajak Publik Bijak Memilah Kewenangan Pemerintahan

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT