SAUMLAKI, TrendingMaluku.com – Lorulun 01 FC keluar sebagai juara Turnamen Futsal KUSAMBI TANEMPAR SAMA PUNYA RASA CUP 2026 setelah menaklukkan Fulmaman FC dengan skor meyakinkan 3-0 pada partai final di Lapangan Futsal HERKU, Olilit Barat, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (28/10/2026).
Kemenangan tersebut menjadi penutup kompetisi yang berlangsung selama enam minggu sejak 11 September 2026. Namun, di balik persaingan memperebutkan trofi, turnamen yang diselenggarakan Kusambi Tanempar Community (KTC) dari Desa Kabiarat ini membawa pesan lebih besar: pemuda harus hadir melalui kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ketua Panitia, L. Erwin Layan, SE., M.Ec.Dev., M.Si., dalam sambutan penutupan menegaskan bahwa keberhasilan sebuah kegiatan kepemudaan tidak semata-mata diukur dari besarnya penyelenggara, melainkan dari manfaat dan dampak yang diberikan kepada masyarakat.
Menurutnya, meskipun berasal dari komunitas desa dengan segala keterbatasan, KTC berupaya menghadirkan ruang positif bagi generasi muda Tanimbar melalui olahraga, persaudaraan, dan sportivitas.
“Pemuda bukan hanya tentang siapa yang paling lantang di jalanan. Pemuda adalah tentang siapa yang paling nyata kontribusinya. Kritik itu penting, tapi aksi kontributif itu jauh lebih penting,” tegas Layan.
Dari Desa Kabiarat, Pemuda Hadir Lewat Aksi Nyata
Penyelenggaraan KUSAMBI TANEMPAR SAMA PUNYA RASA CUP 2026 menjadi bentuk partisipasi pemuda Desa Kabiarat dalam menghidupkan semangat Sumpah Pemuda ke-98.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa kontribusi untuk daerah tidak harus selalu dimulai dari organisasi besar atau program berskala luas. Komunitas kecil pun dapat mengambil bagian melalui kegiatan yang mempertemukan masyarakat, membangun kebersamaan, dan mendorong generasi muda mengembangkan potensi.
Bagi KTC, futsal bukan sekadar permainan untuk menentukan siapa yang menang dan kalah. Lapangan menjadi ruang perjumpaan antarkomunitas, tempat anak muda belajar menghormati lawan, menjaga disiplin, dan menerima hasil pertandingan secara sportif.
Layan mengatakan, semangat persaudaraan harus tetap menjadi tujuan utama di tengah ketatnya persaingan.
“Kita ingin membuktikan bahwa melalui olahraga, kita dapat bersatu dalam perbedaan, berkompetisi tanpa bermusuhan, dan meraih kemenangan tanpa merendahkan lawan. Sebab, pada akhirnya, kita semua adalah bagian dari keluarga besar Tanimbar,” ujarnya.
Target Berlanjut hingga Satu Abad Sumpah Pemuda
KTC tidak ingin turnamen ini berhenti sebagai kegiatan sesaat. Panitia menyampaikan harapan agar kompetisi serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan selama tiga tahun berturut-turut hingga 2028, bertepatan dengan peringatan 100 tahun Sumpah Pemuda.
Target tersebut menjadi komitmen untuk menjaga ruang pembinaan olahraga dan kepemudaan di Kepulauan Tanimbar. Dengan kegiatan yang konsisten, generasi muda diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk mengasah kemampuan, memperkuat karakter, dan membangun jaringan persaudaraan lintas desa.
Momentum Sumpah Pemuda, menurut semangat yang diusung penyelenggara, seharusnya tidak berhenti pada upacara, pidato, atau slogan. Nilai persatuan dan perjuangan perlu diterjemahkan ke dalam tindakan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Apresiasi untuk Pemerintah, Sponsor, dan Aparat Keamanan
Panitia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar atas dukungan terhadap kegiatan kepemudaan dan olahraga.
Apresiasi khusus diberikan kepada Koperasi KSP Sama Punya Rasa selaku mitra utama, serta para sponsor dan pendukung, yakni manajemen Futsal HERKU, Caffe UJP, Nadira Cell, Rafi Store, dan Malo Tour and Travel.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Asosiasi Futsal Tanimbar beserta tim wasit yang mengawal pertandingan, serta Kapolres Kepulauan Tanimbar dan jajarannya atas dukungan pengamanan selama turnamen berlangsung.
Panitia turut mengapresiasi seluruh pemain, pelatih, ofisial, suporter, petugas lapangan, dan masyarakat yang telah mengambil bagian dalam menyukseskan kompetisi tersebut.
Layan mengakui bahwa dinamika dan perbedaan pandangan merupakan bagian dari sebuah pertandingan. Karena itu, profesionalisme, komunikasi yang baik, dan sportivitas harus terus dikedepankan agar kompetisi menjadi sarana pembelajaran bersama.
Lorulun 01 FC Berpesta, Persaudaraan Jadi Kemenangan Bersama
Kemenangan 3-0 atas Fulmaman FC memastikan Lorulun 01 FC mengakhiri turnamen sebagai kampiun. Sementara itu, Fulmaman FC tetap menjadi bagian penting dari kompetisi yang mempertemukan para pencinta futsal di Tanimbar.
Bagi penyelenggara, hasil akhir pertandingan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Nilai yang lebih penting adalah terbangunnya persaudaraan, meningkatnya partisipasi pemuda, serta hadirnya kegiatan positif yang dapat terus dikembangkan.
Panitia berharap keberhasilan penyelenggaraan tahun ini menjadi pijakan untuk menghadirkan turnamen yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang.
KUSAMBI TANEMPAR SAMA PUNYA RASA CUP 2026 pun menutup perjalanannya dengan pesan bahwa pemuda tidak cukup hanya berbicara tentang perubahan. Mereka harus berani mengambil peran, membangun kegiatan, dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.
Dari Desa Kabiarat, KTC ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berkontribusi. Dengan semangat kebersamaan, olahraga dapat menjadi salah satu jalan untuk merawat persatuan dan menyiapkan masa depan generasi muda Kepulauan Tanimbar.
“Satu lapangan, satu semangat, satu persaudaraan: Tanimbar Sama Punya Rasa,”. (TM.01)














Komentar