KNPI Desak Kapolres Buru Bongkar Tuntas Motif Rp33 Miliar di Balik Pembakaran Kantor KPUD

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 20 April 2025 - 09:37 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Namlea, Maluku– Keberhasilan Polres Buru di bawah kepemimpinan AKBP Sulastri Sukidjang dalam mengungkap kasus pembakaran Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Buru menuai apresiasi luas. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Buru menjadi salah satu pihak yang memberikan dukungan penuh atas langkah tegas aparat penegak hukum.

Ketua KNPI Kabupaten Buru, Almuhajir Sipiel Miru, menyebut pengungkapan kasus ini sebagai pintu masuk menuju investigasi lebih dalam terkait potensi penyalahgunaan dana hibah Pilkada 2024 yang mencapai Rp33 miliar.

“Kami mengapresiasi penuh Ibu Kapolres AKBP Sulastri Sukidjang beserta jajaran atas kerja profesional dan keberanian dalam menangani kasus ini. Ini bukan sekadar pembakaran biasa, tapi indikasi kuat upaya menghilangkan jejak atas dugaan penyimpangan dana hibah Pilkada,” ujar Almuhajir saat dihubungi wartawan media ini, Minggu (20/4/2025).

Baca Juga :  HMI Buru Beri Penguatan Moril kepada Dandim Namlea

Dugaan bahwa aksi pembakaran tersebut didalangi oleh bendahara KPU sendiri demi menghindari audit, menurut Almuhajir, merupakan bentuk kejahatan luar biasa yang tak bisa ditolerir. Ia mendesak agar proses hukum tidak berhenti pada tiga tersangka awal.

“Harus dibongkar secara menyeluruh. Siapa saja yang terlibat? Siapa yang memerintah? Siapa yang mengetahui tapi memilih diam? Ini soal tanggung jawab terhadap uang rakyat dan masa depan demokrasi. Negara tidak boleh kalah oleh mafia anggaran,” tegasnya.

Baca Juga :  Muscalub HIPMI Buru Digelar, Forbis dan Diklatcab Jadi Agenda Penguatan UMKM

Lebih lanjut, Almuhajir menyatakan KNPI siap mengawal proses hukum hingga tuntas dan membuka ruang kolaborasi dengan aparat penegak hukum guna memastikan transparansi dan keadilan benar-benar terwujud.

“Ini momentum penting bagi generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam pemberantasan korupsi. KNPI akan menjadi mitra kritis dalam mengawasi jalannya proses hukum. Rakyat berhak tahu siapa yang bermain di balik api,” pungkasnya. ***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

300 Paket Sembako Warnai Pelantikan PD Muhammadiyah Buru
Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Buru Resmi Dilantik
Kodim 1506/Namlea Bersama Warga Garap Fondasi Jembatan Gantung Namlea Ilath
Kapolda Maluku Segera Proses Soni Waemase Anggota Krimsus Beking Tambang Ilegal di Gunung Nona dan Gunung Botak
Waemkedan, Wameho, Gunung Nona dan Air Panas Buru Ramai Alat Berat, Kapolres Di Mana?
Alat Berat Beroperasi Terang-Terangan di Tambang Ilegal Gunung Nona-Air Panas Pulau Buru
Tim Tabur Buru Tangkap Buronan Kasus Asusila di Desa Namlea
Musda Golkar Buru Dinilai Terganggu, Pengurus DPD I Maluku Disorot

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:20 WIT

300 Paket Sembako Warnai Pelantikan PD Muhammadiyah Buru

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:15 WIT

Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Buru Resmi Dilantik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:02 WIT

Kodim 1506/Namlea Bersama Warga Garap Fondasi Jembatan Gantung Namlea Ilath

Minggu, 6 September 2026 - 23:40 WIT

Kapolda Maluku Segera Proses Soni Waemase Anggota Krimsus Beking Tambang Ilegal di Gunung Nona dan Gunung Botak

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:13 WIT

Waemkedan, Wameho, Gunung Nona dan Air Panas Buru Ramai Alat Berat, Kapolres Di Mana?

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT