Perjalanan Panjang PT Gag Nikel Sejak 1972 Berakhir Hingga 2025: Dihentikan Bahlil Diparipurnakan Presiden Prabowo

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025 - 12:39 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta, – Setelah lebih dari lima dekade mewarnai industri pertambangan nikel nasional, perjalanan PT Gag Nikel resmi berakhir pada tahun 2025. Keputusan penghentian operasi perusahaan ini diambil oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan diparipurnakan oleh Presiden Prabowo Subianto, menandai titik akhir dari salah satu proyek tambang nikel paling bersejarah di Indonesia.

Dari Eksplorasi Hingga Produksi: Jejak Sejarah Panjang

Perjalanan PT Gag Nikel dimulai pada tahun 1972 dengan kegiatan eksplorasi awal di Pulau Gag, Papua Barat. Langkah besar terjadi pada 19 Februari 1998 ketika kontrak karya resmi ditandatangani dengan Pemerintah Pusat untuk melanjutkan eksplorasi secara legal dan terstruktur.

Tahap eksplorasi berlangsung dari 1999 hingga 2002, kemudian diperpanjang pada 2006 hingga 2008. Setelah itu, perusahaan memasuki tahapan studi kelayakan pada 2008–2013. Periode ini menjadi fondasi penting dalam pengambilan keputusan untuk tahap berikutnya, yaitu kegiatan konstruksi pada 2015–2017.

Akhirnya, pada 30 November 2017, PT Gag Nikel memperoleh izin operasi produksi dengan masa berlaku hingga 30 November 2047. Dengan diterbitkannya izin tersebut, perusahaan secara resmi menjalankan aktivitas produksi, dengan harapan menjadi bagian dari rantai pasok nikel nasional yang strategis untuk industri baterai dan kendaraan listrik.

Penghentian Operasi 2025: Bukan Bagian dari Sejarah Awal

Namun, pada tahun 2025, keputusan politik dan ekonomi membawa perubahan besar. Pemerintah, melalui Menteri Bahlil Lahadalia, mengumumkan penghentian operasi PT Gag Nikel.

Keputusan tersebut kemudian dikukuhkan secara final dalam rapat terbatas dan disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, terutama mengingat panjangnya proses perizinan dan investasi yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Penting untuk dicatat bahwa perjalanan PT Gag Nikel sejak awal tidak memiliki kaitan langsung dengan Bahlil Lahadalia. Seluruh tahapan eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi, hingga penerbitan izin produksi dilaksanakan dan disahkan oleh Pemerintah Pusat jauh sebelum Bahlil menjabat di pemerintahan.

Baca Juga :  Sorotan Dunia: NYT Melaporkan Aksi Protes Mahasiswa di Jakarta Usai Driver Ojol Dinyatakan Meninggal

Dengan demikian, keputusan penghentian operasi yang terjadi pada 2025 merupakan langkah baru yang diambil berdasarkan pertimbangan kontemporer, baik dari sisi tata kelola lingkungan, pertimbangan investasi, hingga geopolitik sumber daya.

Cerminan Transformasi Industri Tambang

Berakhirnya operasi PT Gag Nikel bukan hanya menjadi penutup bagi satu babak sejarah, melainkan juga mencerminkan pergeseran arah kebijakan pertambangan nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah mulai menekankan pentingnya hilirisasi, keberlanjutan, dan nilai tambah dalam pengelolaan sumber daya mineral.

Meskipun langkah penghentian ini disambut dengan pro dan kontra, sejarah panjang PT Gag Nikel akan selalu menjadi bagian penting dari catatan industri tambang Indonesia. Dari pulau terpencil di Papua Barat, perusahaan ini pernah menjadi pionir dan saksi transformasi sektor nikel nasional menuju era modern.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
Plt Ketua DPW PPP Maluku Dukung Pemberhentian Waketum dan Sekjen DPP
KTC Gaungkan Aksi Nyata Peringatan Sumpah Pemuda Lewat Kusambi Tanempar Cup 2026
Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda
KNPI Maluku Ajak Publik Bijak Memilah Kewenangan Pemerintahan
Rektor UIN Ambon Prof Abidin Raih PIKI Awards 2026, Diakui atas Perjuangan Toleransi dan Perdamaian
Cermati Capaian Bang Ozan, Tuhepaly Soroti Perubahan Pendidikan dan Arah Baru Ekonomi Malteng
ERT Wetar BKP-BTR Ikuti IFRC 2026, Tingkatkan Kompetensi dan Kesiapan Penanganan Darurat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 02:24 WIT

Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:26 WIT

Plt Ketua DPW PPP Maluku Dukung Pemberhentian Waketum dan Sekjen DPP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:15 WIT

KTC Gaungkan Aksi Nyata Peringatan Sumpah Pemuda Lewat Kusambi Tanempar Cup 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:30 WIT

Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:23 WIT

KNPI Maluku Ajak Publik Bijak Memilah Kewenangan Pemerintahan

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT