Ambon, Maluku — Dalam suasana yang penuh semangat dan harapan, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Wakil Gubernur H. Abdullah Vanath menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu pagi (23/7).
Acara ini sekaligus menjadi momentum penting pencanangan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang bertujuan membentuk karakter generasi masa depan yang tangguh, berakhlak, dan berdaya saing.
Ribuan siswa dari SMA/SMK, SLB, serta unsur pendidik dan tokoh masyarakat hadir, menyambut pesan-pesan inspiratif dari pucuk pimpinan Provinsi Maluku.
Hadir pula Forkopimda Maluku, Ketua TP-PKK, Sekda, para kepala OPD, TNI-Polri, dan tokoh vertikal lainnya.
Anak Hebat, Indonesia Kuat
Dengan tema nasional “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, Gubernur Lewerissa menegaskan bahwa anak-anak bukan hanya penerus bangsa, tetapi aset paling berharga yang akan menentukan wajah masa depan Indonesia, khususnya Provinsi Maluku.
“Anak-anak adalah pewaris masa depan. Di pundak mereka cita-cita luhur bangsa ini akan dilanjutkan. Tugas kita sebagai orang dewasa adalah memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung,” tegas Gubernur HL.
Ia menyampaikan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momen reflektif untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam melindungi hak anak, menjamin kesejahteraan mereka, serta mengembangkan potensi terbaik setiap anak Maluku.
7 Kebiasaan Anak Hebat: Fondasi Peradaban Bangsa
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Hendrik Lewerissa mencanangkan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, yakni:
1. Bangun Pagi
2. Beribadah
3. Berolahraga
4. Makan Sehat dan Bergizi
5. Gemar Belajar
6. Bermasyarakat
7. Tidur Tepat Waktu
“Kebiasaan-kebiasaan kecil ini akan tumbuh menjadi karakter, dan karakter akan membentuk peradaban. Maka pencanangan ini bukan hanya ajakan, tapi sebuah komitmen kita semua—orang tua, guru, pemimpin—untuk menjadikan anak-anak Maluku sebagai generasi hebat,” ujar Lewerissa.
Wakil Gubernur H. Abdullah Vanath turut menyampaikan harapan agar seluruh masyarakat Maluku menjadikan momen ini sebagai awal dari sinergi besar dalam mewujudkan Provinsi Layak Anak, di mana setiap anak memiliki ruang aman untuk tumbuh, berkembang, dan bermimpi setinggi langit.
“Anak-anak kita perlu diberi ruang dan contoh. Mari kita bentuk ekosistem yang memanusiakan anak, yang mendukung mereka menjadi versi terbaik dari dirinya,” kata AV.
Ajak Bersama Bangun Maluku Ramah Anak
Di akhir sambutannya, Gubernur HL mengajak seluruh masyarakat, instansi, dan dunia pendidikan untuk bahu-membahu membangun Maluku yang ramah anak, yang bukan hanya menyejahterakan fisik dan mental mereka, tetapi juga menyemai nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan semangat keindonesiaan sejak dini.
“Mari kita jadikan 7 Kebiasaan ini sebagai gerakan bersama. Karena dari anak-anak kita hari ini, akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang akan membawa Maluku dan Indonesia menjadi lebih hebat,” pungkasnya.***














Komentar