Mendukung Sekaligus Minta Konsisten Tertibkan Mardika, Bugis: Jangan Sekadar 100 Hari Kerja

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 28 April 2025 - 06:50 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) serta kendaraan pribadi dan angkutan kota di kawasan Pasar Mardika mendapat apresiasi. Namun, masyarakat berharap upaya ini tidak hanya berlangsung sesaat, melainkan menjadi kebijakan berkelanjutan untuk menata Pasar Mardika secara permanen.

“Kami berharap penertiban ini tidak berhenti hanya hari ini atau dalam hitungan satu-dua hari ke depan. Pemkot harus terus mengawal dan menegakkan keputusan ini, sehingga terobosan besar hari ini benar-benar menjadi solusi permanen untuk pengelolaan Pasar Mardika yang lebih baik,” ujar Sadam Bugis, aktivis muda Maluku yang berdomisili di kota Ambon.

Baca Juga :  Penyiar RRI Ternate yang Sempat Viral Resign, Diduga Ada Intimidasi

Dia mengingatkan agar penertiban ini bukan semata-mata untuk mengejar capaian 100 hari kerja pasangan Bodewin Wattimena dan Enrico Matitaputty (BETA).

Penanganan harus dilakukan secara optimal dan berkelanjutan, dengan memperhatikan hak-hak pedagang kecil.

“Jangan sampai ada pedagang yang merasa ditertibkan tanpa diberikan solusi, seperti penyediaan tempat relokasi yang layak. Pemerintah tidak boleh hanya bersikap ‘cuek’ terhadap nasib mereka, apalagi sampai memperburuk angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Ambon,” jelas Sadam.

Baca Juga :  Wamen P2MI Dzulfikar Ajak UM Maluku Jadi Mitra Strategis Penyiapan SDM Unggul Indonesia Timur

Di sisi lain, lanjut dia, penataan lalu lintas di kawasan Pasar Mardika juga menjadi sorotan.

Kemacetan yang selama ini terjadi disebut akibat kelalaian oknum petugas Dinas Perhubungan dan para sopir angkot yang tidak disiplin.

Untuk itu, dibutuhkan sistem pengelolaan lalu lintas yang teratur dan diberlakukan secara permanen, tidak hanya saat momentum penertiban.

“Semoga ke depan tidak ada lagi kendaraan parkir sembarangan atau pedagang berjualan seenaknya. Jika pola lama kembali terulang, maka artinya Wali Kota sendiri telah lalai dalam mengawal keputusan penting ini,” pungksnya. ***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sudah Cukup Dijanjikan, Pemuda Lermatan siap Palang Lahan 662, Tuntut Kepastian Pembayaran
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
Plt Ketua DPW PPP Maluku Dukung Pemberhentian Waketum dan Sekjen DPP
KTC Gaungkan Aksi Nyata Peringatan Sumpah Pemuda Lewat Kusambi Tanempar Cup 2026
Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda
KNPI Maluku Ajak Publik Bijak Memilah Kewenangan Pemerintahan
Rektor UIN Ambon Prof Abidin Raih PIKI Awards 2026, Diakui atas Perjuangan Toleransi dan Perdamaian
Cermati Capaian Bang Ozan, Tuhepaly Soroti Perubahan Pendidikan dan Arah Baru Ekonomi Malteng

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:18 WIT

Sudah Cukup Dijanjikan, Pemuda Lermatan siap Palang Lahan 662, Tuntut Kepastian Pembayaran

Minggu, 1 November 2026 - 02:24 WIT

Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:26 WIT

Plt Ketua DPW PPP Maluku Dukung Pemberhentian Waketum dan Sekjen DPP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:15 WIT

KTC Gaungkan Aksi Nyata Peringatan Sumpah Pemuda Lewat Kusambi Tanempar Cup 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:30 WIT

Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda

Berita Terbaru