Koreksi Sejarah HUT Kota Ambon

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 11:32 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Penetapan tanggal 7 September sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon, dengan merujuk pada tahun 1575 sebagai momen berdirinya benteng Nossa Senhora da Anunciada, bukan hanya sebuah kekeliruan historis, melainkan sebuah bentuk kekeliruan intelektual yang nyata dan harus dikoreksi demi integritas sejarah itu sendiri.

Dalam berbagai dokumen resmi Portugis, tidak ditemukan satu pun catatan otentik yang menyebutkan bahwa benteng tersebut didirikan pada tahun 1575.

Justru sebaliknya, sumber primer yang lebih kredibel dan autentik menyatakan bahwa benteng Nossa Senhora da Anunciada didirikan pada tanggal 25 Maret 1576 oleh Sancho de Vasconcelos, Panglima Armada Portugis di Maluku. Ini bukan sekadar perkiraan atau tafsir historis, melainkan fakta yang tercantum dalam catatan resmi Portugis.

Lebih lanjut, kesaksian sejarah yang memperkuat tanggal tersebut datang dari Kapten Estevao Teixeira de Macedo, salah satu komandan penting Portugis dan Kapten benteng Nossa Senhora da Anunciada sebelum akhirnya diserahkan kepada Belanda oleh Kapten Gaspar de Melo pada tahun 1605.

Dalam suratnya yang bertanggal 2 Juni 1601, dan kini tersimpan di arsip Saville, Spanyol, de Macedo secara eksplisit menulis bahwa entitas awal dari Cidade de Amboino (Kota Amboina) dimulai pada 25 Maret 1576, tepat ketika batu pertama benteng diletakkan di tepi teluk yang dikenal dengan nama Honipopu.

Dokumen ini bukan hanya saksi sejarah, tetapi juga validasi resmi atas tanggal berdirinya embrio Kota Ambon.

Baca Juga :  Santri Enterpreneurship: Dari Basis Agama Menuju Basis Ekonomi

Maka, penetapan tahun 1575 sebagai dasar penentuan hari jadi Kota Ambon lewat seminar yang dilaksanakan sejarahwan Unpatti tahun 1972 tidak memiliki landasan historis yang sahih, apalagi autentik.

Lebih dari itu, jika tetap dipertahankan, maka kekeliruan ini bukan hanya melanggengkan mitos sejarah, tetapi juga mencederai semangat keilmuan dan kejujuran akademik.

Kesalahan penanggalan ini harus dilihat sebagai novum, yakni bukti baru yang sah dan kredibel, untuk meninjau ulang serta mengoreksi sejarah HUT Kota Ambon secara resmi. Kita tidak sedang meniadakan sejarah, justru sebaliknya, kita sedang menyelamatkannya dari kekeliruan yang sudah terlalu lama dibiarkan.

Kota Ambon, sebagai kota tua yang kaya sejarah dan kebudayaan, pantas memiliki fondasi sejarah yang benar, bukan sekadar asumsi atau reproduksi kesalahan lama.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suara Perempuan, Semangat Perjuangan, dan Tanggung Jawab Menyiapkan Generasi Penerus
Merkuri Seram Terbaik di Dunia
Memilih Kader atau Mendorong Ketidak Pastian Elektoral Bagi Demokrat Maluku?
Membaca ‘Etika’ Politik RBS; Relasi Politik dan Loyalitas Tanpa Kompromi
Hilirisasi Kelapa dan Pala: Jalan Kesejahteraan dan Masa Depan Generasi Muda Maluku Tengah
Gubernur Hendrik Lewerissa Dibiarkan Hadapi Badai Opini Sendirian, Mesin Birokrasi Pemprov Dimatikan
BUMD di Maluku Sedang Sakit
Butuh Peta Jalan Pendidikan Berbasis Kepulauan di Maluku

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:09 WIT

Suara Perempuan, Semangat Perjuangan, dan Tanggung Jawab Menyiapkan Generasi Penerus

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:32 WIT

Merkuri Seram Terbaik di Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:13 WIT

Memilih Kader atau Mendorong Ketidak Pastian Elektoral Bagi Demokrat Maluku?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:02 WIT

Membaca ‘Etika’ Politik RBS; Relasi Politik dan Loyalitas Tanpa Kompromi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:42 WIT

Hilirisasi Kelapa dan Pala: Jalan Kesejahteraan dan Masa Depan Generasi Muda Maluku Tengah

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT