THR Tenaga Kontrak Batal, Pemkot Ambon Minta Maaf

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Maret 2025 - 15:08 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menyampaikan permohonan maaf kepada tenaga kontrak karena tidak dapat merealisasikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini. Plt. Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Robby Sapulette, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil berdasarkan regulasi dan kondisi keuangan daerah.

“Sesuai PP Nomor 11 Tahun 2025, THR hanya diberikan kepada DPRD, PNS, CPNS, dan PPPK. Kami memahami kekecewaan tenaga kontrak, namun kondisi anggaran tidak memungkinkan,” ujar Sapulette, Selasa (25/03/2025).

Saat ini, Pemkot Ambon memprioritaskan alokasi anggaran untuk pembayaran utang, alokasi dana desa (ADD), sertifikasi, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), dan gaji tenaga kontrak, dengan total kebutuhan mencapai Rp107,1 miliar.

Baca Juga :  Selewengkan Dana Rp901 Juta, Bendahara Kejari SBT Masuk Rutan

Untuk menekan pengeluaran, Pemkot telah memangkas 50% anggaran perjalanan dinas serta menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan efisiensi pada program/kegiatan yang bersifat seremonial, kajian, studi banding, pencetakan, dan publikasi. Evaluasi terkait efisiensi anggaran ini akan dilakukan dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon pada Kamis, 27 Maret 2025.

Selain itu, beban anggaran semakin meningkat akibat penundaan penerbitan SK PPPK secara nasional, yang mengharuskan pemerintah daerah tetap menganggarkan gaji pegawai kontrak untuk sepuluh bulan ke depan. Situasi ini juga berdampak pada kebijakan THR dan gaji ke-13 bagi tenaga kontrak.

“Kami berharap seluruh tenaga kontrak memahami kondisi ini, dan ke depan, dengan dukungan masyarakat, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat memperkuat kebijakan pembangunan serta pelayanan publik di Kota Ambon,” tutup Sapulette.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri
Dukung Langkah Kodam XV/Pattimura, GEMA – MA Tekankan Penataan Yang Taat Hukum

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:38 WIT

Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT