Sehari Pasca Ditinjau Wattimena, Pemkot Ambon Turunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Titik Rawan Longsor

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025 - 05:27 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku — Pemerintah Kota Ambon melakukan pembersihan sampah pada sejumlah titik rawan longsor yang sebelumnya ditinjau langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, pada Senin (9/6).

Aksi pembersihan ini dilakukan pada Selasa (10/6) sebagai tindak lanjut dari perintah langsung Wali Kota untuk mengantisipasi risiko bencana saat hujan lebat kembali mengguyur wilayah kota.

Salah satu lokasi yang dibersihkan adalah kawasan Hative Kecil, yang sebelumnya dijadikan tempat pembuangan sampah rumah tangga oleh warga selama hampir dua dekade.

Tumpukan sampah di lokasi tersebut terbukti menjadi penyebab longsor yang merusak dua rumah warga di kawasan itu.

Dalam foto yang diambil saat proses pembersihan hari ini, terlihat satu unit alat berat dibawa menggunakan truk menuju lokasi untuk membantu pengangkutan material sampah.

Seorang operator duduk di atas alat berat, siap menurunkannya ke medan kerja. Jalanan yang sempit menunjukkan medan yang cukup menantang, sekaligus menandakan lokasi pemukiman yang berisiko jika tidak segera ditangani.

Sehari sebelumnya, Wali Kota Ambon menyampaikan bahwa titik pembuangan sampah ilegal di jurang Batu Merah telah ditutup permanen. Pemerintah akan menyediakan armada motor Tosa untuk mengangkut sampah warga ke TPS resmi.

Baca Juga :  Kawal Kelestarian Alam, KAMMI Wilayah Siap Dampingi Reza Saad

“Kami ingin pastikan tidak ada lagi aktivitas pembuangan sampah di jurang. Ini soal keselamatan warga. Kami minta masyarakat benar-benar mematuhi aturan dan mendukung langkah ini,” tegas Wattimena saat meninjau lokasi kemarin.

Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD juga telah memetakan seluruh titik rawan longsor serta melakukan langkah penanganan darurat. Upaya ini diharapkan dapat mencegah terulangnya bencana serupa, terutama saat curah hujan kembali meningkat.

Wali Kota pun menghimbau agar warga tidak membangun rumah di lereng-lereng bukit serta menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan. “Ini tanggung jawab bersama. Pemerintah bergerak, masyarakat juga harus ikut menjaga,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri
Dukung Langkah Kodam XV/Pattimura, GEMA – MA Tekankan Penataan Yang Taat Hukum

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:38 WIT

Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT