Polres SBB Didesak Ungkap Pelaku dan Dalang Dibalik Pembakaran Kantor Kecamatan Huamual

- Jurnalis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 15:43 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Ambon, Maluku – Sejak dibakarnya Kantor Kecamatan Huamual, pada 11 Februari 2023, hingga kini tak satu pun pelaku yang ditangkap pihak Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Pelaku dan dalang dibalik pembakaran itu sampai saat ini masih misteri, padahal ada jejak dan fakta yang bisa menjadi alibi bagi pihak kepolisian untuk mengungkap para pelaku pembakaran.

Menyikapi kondisi ini, salah satu warga Huamual yang enggan namanya disebutkan media ini, Minggu (3/7/2023), menyampaikan rasa kecewanya kepada aparat penegak hukum yang ada di kabupaten berjuluk Saka Messe Nusa tersebut.

Menurutnya, jika sudah ada fakta dalam hal ini polisi sudah mengantongi nama-nama pelaku, maka semestinya sudah dilakukan langkah penyelidikan agar para pelaku ditangkap dan dikurung ke rumah tahanan, guna mempertanggung jawabkan perbuatan mereka.

“Aneh, kok sampai sekarang polisi seng (tidak) bisa tangkap para pelaku, padahal mereka sudah kantongi nama-nama pelaku. Bayangkan saja, peristiwa itu terjadi sejak 11 Februari 2023 – Juli 2025, atau sudah tiga tahun berlalu. Mestinya pelaku sudah ditangkap sejak lama,” kata sumber itu kesal.

Dia mengungkap, sebelum Kantor Kecamatan Huamual itu dibakar pada 11 Februari, sehari sebelumnya atau tepat 10 Februari, masa menggelar aksi demostran di depan kantor tersebut dengan tuntutan agar membatalkan pengukuhan Abdul Gani Kaliky sebagai Raja Negeri (Desa) Luhu.

“Sebelum kantor itu dibakar, sehari sebelumnya ada masa yang demo di kantor itu. Dong (mereka) tuntut agar pihak berwenang batalkan proses pengukuhan terhadap Raja Negeri Luhu terpilih Abdul Gani Kaliky,” ungkapnya.

Karena itu dia mendesak agar pihak Polres SBB segera mengungkapkan para pelaku yang telah melakukan tindakan kriminal tersebut. Artinya, sambung dia, pihak kepolisian tidak boleh melakukan pembiaran terhadap para pelaku kriminal, karena bisa saja berdampak sistemik ke orang lain untuk melakukan tindakan serupa.

Baca Juga :  Komisi I DPD RI Desak Pengusutan Transparan Kasus Pembunuhan Kesia Irena Yola Lestaluhu

Jika polisi mendiami kasus tersebut tanpa ada satu pun pelaku yang ditangkap, maka sama halnya pihak kepolisian telah mengabaikan proses hukum. Menurutnya, selaku aparat Negara, polisi harus menegakan supremasi hukum yang berkeadilan.

“Polisi jangan abai. Masalah ini sudah tiga tahun, dan ada pelaku yang namanya dikantongi, tapi kasusnya hilang alias tidak diproses. Kami minta polisi segera mengungkap dan menangkap pelaku pembakaran,” tegasnya. (**)

 

 

 

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persempit Jalur Peredaran Narkoba, Dirresnarkoba Polda Maluku Pimpin Razia Gabungan di Pelabuhan Hitu
Aktivitas Pengolahan Emas Kembali Disorot, Polda Maluku dan Kodam Pattimura Diminta Buka Mata soal Gunung Botak
Oli Palsu Diduga Jadi Mainan, Kasus Pembunuhan Tak Terungkap, PMPI Maluku Desak Kapolres Bursel Dicopot
Rekening Fadel Rumakat Terima Transferan Rp75 Juta, Dugaan Pemerasan di Teluk Ambon; Publik Ingat Kontroversi “100 Ton Narkoba”
Surati Kapolda Maluku, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Pengungkapan Kematian Fikram Heluth di Kawasan Tambang
Kasus Kematian Fikram Heluth, Pengacara Keluarga Desak Kapolda Maluku Evaluasi Penyidikan
Karhutla Sebulan Tak Tertangani, Warga Tutup Jalan Trans Seram di Pertigaan Saleman
Polresta Ambon Bantah Tudingan Anak 13 Tahun Dipaksa Tiru Tanda Tangan Tersangka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:48 WIT

Persempit Jalur Peredaran Narkoba, Dirresnarkoba Polda Maluku Pimpin Razia Gabungan di Pelabuhan Hitu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:00 WIT

Aktivitas Pengolahan Emas Kembali Disorot, Polda Maluku dan Kodam Pattimura Diminta Buka Mata soal Gunung Botak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIT

Oli Palsu Diduga Jadi Mainan, Kasus Pembunuhan Tak Terungkap, PMPI Maluku Desak Kapolres Bursel Dicopot

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:28 WIT

Rekening Fadel Rumakat Terima Transferan Rp75 Juta, Dugaan Pemerasan di Teluk Ambon; Publik Ingat Kontroversi “100 Ton Narkoba”

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:26 WIT

Surati Kapolda Maluku, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Pengungkapan Kematian Fikram Heluth di Kawasan Tambang

Berita Terbaru