Ambon, Maluku— Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan (FISK) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menggelar kegiatan Bastori Teologi bertajuk “Berbagi Pengalaman Misionaris Gereja Korea”, Kamis (20/11/2025), di Ruang Moderasi IAKN Ambon.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi program NGOPI (Ngobrol Pintar) Prodi Agama Budaya bersama program Bastori Teologi yang menghadirkan rombongan misionaris dari Gereja Ju Bro Hyeol, Korea Selatan.
Dalam kesempatan tersebut hadir pula Pdt. Yu Jaehong bersama tim untuk berbagi pengalaman pelayanan misi lintas budaya kepada mahasiswa dan sivitas akademika.
Acara berlangsung dalam suasana dialog yang hangat dan interaktif. Para peserta mendapatkan pemaparan tentang dinamika pelayanan gereja dalam konteks global, pengalaman misi lintas budaya, serta refleksi mengenai spiritualitas gereja modern di tengah perubahan sosial.
Dekan FISK IAKN Ambon, Febby N. Patty, D.Th., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi terselenggaranya forum akademik yang dinilai penting untuk memperluas wawasan mahasiswa, khususnya dalam memahami praktik pelayanan gereja di berbagai konteks budaya.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi mahasiswa Teologi dan Agama Budaya untuk memperluas perspektif teologis, sekaligus belajar langsung dari pengalaman pelayanan gereja di tingkat global,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Ferry Rangi, mengatakan bahwa kegiatan Bastori Teologi dirancang sebagai ruang pembelajaran dialogis antara dunia akademik dan praktik pelayanan gereja.
Menurutnya, pengalaman para misionaris dari Korea Selatan memberikan gambaran nyata tentang bagaimana pelayanan gereja dapat berkembang melalui pendekatan lintas budaya.
“Kami berharap melalui kegiatan ini mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teologis secara akademis, tetapi juga memahami dinamika pelayanan misi yang nyata di berbagai belahan dunia. Pertemuan seperti ini membuka ruang dialog, pertukaran pengalaman, serta memperkaya perspektif tentang misi gereja di era global,” kata Ferry.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya FISK IAKN Ambon untuk membangun jejaring internasional sekaligus memperkuat dialog antartradisi gereja.
Melalui program Bastori Teologi, FISK IAKN Ambon terus mendorong terciptanya ruang diskusi yang mempertemukan pemikiran teologis dengan praktik pelayanan gereja, sekaligus memperluas kerja sama akademik dan pelayanan lintas negara.***














Komentar