Dua Pemuda Jadi Korban Penganiayaan di Batumerah, Satu Mahasiswa UIN AMS Alami Luka Parah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025 - 09:12 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Dua pemuda menjadi korban penganiayaan di Desa Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, pada Rabu (19/11/2025) dini hari. Salah satu korban, Gozi Rumain (23), mahasiswa UIN, mengalami luka berat akibat sabetan senjata tajam di Lorong Putri.

Sementara korban lainnya, Ismail Usemau (20), mengalami pemukulan di kawasan Wara.

Insiden berawal sekitar pukul 02.00 WIT ketika Ismail menghadiri pesta joget wisuda di Lorong Galon Wara. Ia dipukul oleh orang tak dikenal yang diduga dalam pengaruh minuman keras.

Aksi itu memicu perkelahian dan saling lempar batu antara kelompok pemuda Kailolo dan pemuda yang diduga berasal dari Geser.

Keributan membuat acara dihentikan. Pada pukul 02.05 WIT, saksi Riski Rumain bersama Gozi dan tiga rekannya meninggalkan lokasi. Setibanya di depan SMP Muhammadiyah, mereka melihat sekitar 20 pemuda sedang berkumpul.

Beberapa dari mereka kemudian mengeroyok Gozi sehingga korban dan saksi melarikan diri ke arah Lorong Putri.

Saat mendekati Masjid Nurul Iman, dua pemuda berboncengan sepeda motor mengejar mereka. Salah satu pelaku turun membawa parang panjang dan menebas Gozi dari belakang.

Baca Juga :  Polisi Masih Buru Pemilik Merkuri, Polairud Maluku Bongkar Jaringan Illegal Mining

Korban terjatuh dan kembali ditebas sebelum pelaku melarikan diri setelah saksi berteriak meminta bantuan. Gozi mengalami luka robek di bagian kepala, dahi, lengan, dan pinggang.

Warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Pos Pam Stain Batumerah. Petugas, termasuk Wakapolresta Ambon, personel PRC, dan Polsek Sirimau, tiba di TKP pada pukul 02.25 WIT dan mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara. Korban mendapat perawatan medis pukul 02.35 WIT.

Aparat masih melakukan penjagaan di lokasi hingga pukul 04.00 WIT untuk memastikan keamanan tetap kondusif. Situasi pasca kejadian dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persempit Jalur Peredaran Narkoba, Dirresnarkoba Polda Maluku Pimpin Razia Gabungan di Pelabuhan Hitu
Aktivitas Pengolahan Emas Kembali Disorot, Polda Maluku dan Kodam Pattimura Diminta Buka Mata soal Gunung Botak
Oli Palsu Diduga Jadi Mainan, Kasus Pembunuhan Tak Terungkap, PMPI Maluku Desak Kapolres Bursel Dicopot
Rekening Fadel Rumakat Terima Transferan Rp75 Juta, Dugaan Pemerasan di Teluk Ambon; Publik Ingat Kontroversi “100 Ton Narkoba”
Surati Kapolda Maluku, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Pengungkapan Kematian Fikram Heluth di Kawasan Tambang
Kasus Kematian Fikram Heluth, Pengacara Keluarga Desak Kapolda Maluku Evaluasi Penyidikan
Karhutla Sebulan Tak Tertangani, Warga Tutup Jalan Trans Seram di Pertigaan Saleman
Polresta Ambon Bantah Tudingan Anak 13 Tahun Dipaksa Tiru Tanda Tangan Tersangka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:48 WIT

Persempit Jalur Peredaran Narkoba, Dirresnarkoba Polda Maluku Pimpin Razia Gabungan di Pelabuhan Hitu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:00 WIT

Aktivitas Pengolahan Emas Kembali Disorot, Polda Maluku dan Kodam Pattimura Diminta Buka Mata soal Gunung Botak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIT

Oli Palsu Diduga Jadi Mainan, Kasus Pembunuhan Tak Terungkap, PMPI Maluku Desak Kapolres Bursel Dicopot

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:28 WIT

Rekening Fadel Rumakat Terima Transferan Rp75 Juta, Dugaan Pemerasan di Teluk Ambon; Publik Ingat Kontroversi “100 Ton Narkoba”

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:26 WIT

Surati Kapolda Maluku, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Pengungkapan Kematian Fikram Heluth di Kawasan Tambang

Berita Terbaru