Ambon, Maluku,- Satu unit mobil mini bus merek Daihatsu Sigra dengan nomor polisi DE 1491 AT terbakar di ruas Jalan Pierre Tendean, Negeri Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Rabu (28/01/2026) sekitar pukul 15.15 WIT.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi tepat di depan Warung Bakso Bakwan Malang Mas Jarno, dan sempat menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Mobil berwarna coklat metalik itu diketahui milik Salma Amir, warga Arbes/Stain RT 004 RW 017, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
Saat kejadian dikemudikan oleh Libren alias Kembar. Berdasarkan keterangan saksi mata, api tiba-tiba muncul dari dalam kendaraan saat mobil sedang melintas.
“Saya melihat api keluar dari dalam mobil, lalu langsung memberhentikan kendaraan dan memberitahu sopir bahwa mobilnya terbakar,” kata Nicolas Patty, salah satu saksi di lokasi kejadian.
Mendengar hal tersebut, pengemudi segera keluar dari mobil dan sempat berupaya membuka pintu belakang kendaraan. Namun api dengan cepat membesar sehingga pengemudi menjauh untuk menyelamatkan diri.
Warga dan pengendara yang melintas kemudian berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan mobil tangki air.
Sekitar pukul 15.32 WIT, dua unit mobil Darkahutla milik Dinas Kehutanan Provinsi Maluku tiba di lokasi dan melakukan pemadaman.
Disusul tiga unit mobil pemadam kebakaran bersama personel Polsek Sirimau pada pukul 15.35 WIT. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.45 WIT dan dilanjutkan dengan proses pendinginan.
Unit Identifikasi Polresta Ambon kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan empat jerigen plastik berkapasitas sekitar 35 liter serta satu unit pompa celup dalam kondisi terbakar.
“Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek listrik,” kata Kapolresta Ambon.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materil berupa kerusakan kaca gerobak dan kulkas pendingin milik warung bakso di sekitar lokasi, dengan estimasi kerugian sekitar Rp5 juta.
Hingga sore hari, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif, serta arus lalu lintas kembali lancar setelah proses pemadaman dan pengamanan selesai.*














Komentar