Cabuli Anak di Bawah Umur, Rayan Ramli Canring Divonis 2,5 Tahun Penjara oleh PN Ambon

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 10:01 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Cabuli Anak di Bawah Umur, Rayan Ramli Canring Divonis 2,5 Tahun Penjara oleh PN Ambon

Ambon, Infomalukunews.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Ambon menjatuhkan vonis pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan kepada terdakwa Rayan Ramli Canring dalam perkara persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

Putusan tersebut dibacakan dalam sidang terbuka untuk umum pada Senin, 2 Juni 2025, dengan Hakim Ketua Martha Maitimu, serta didampingi oleh dua hakim anggota, yakni Iqbal Albanna dan satu hakim lainnya.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak, sebagaimana diatur dalam Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu No. 1 Tahun 2016 menjadi Undang-Undang, yang merupakan perubahan atas UU Perlindungan Anak, jo Pasal 64 KUHP tentang perbuatan yang dilakukan secara berlanjut.

> “Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Rayan Ramli Canring berupa pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan,” tegas Hakim Ketua dalam sidang.

Baca Juga :  Oknum Polisi Bekengi Tersangka PETI, Polda Maluku: Kami akan Tindak Tegas Jika Terbukti

 

Peristiwa pidana ini bermula pada bulan September 2024 di wilayah Kota Ambon, sebagaimana terungkap dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Pihak keluarga korban yang tidak terima atas tindakan terdakwa, segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat penegak hukum hingga proses pidana bergulir ke pengadilan.

Putusan ini menegaskan komitmen lembaga peradilan dalam memberikan perlindungan hukum terhadap anak sebagai kelompok rentan serta menindak tegas pelaku kekerasan seksual terhadap anak.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persempit Jalur Peredaran Narkoba, Dirresnarkoba Polda Maluku Pimpin Razia Gabungan di Pelabuhan Hitu
Aktivitas Pengolahan Emas Kembali Disorot, Polda Maluku dan Kodam Pattimura Diminta Buka Mata soal Gunung Botak
Oli Palsu Diduga Jadi Mainan, Kasus Pembunuhan Tak Terungkap, PMPI Maluku Desak Kapolres Bursel Dicopot
Rekening Fadel Rumakat Terima Transferan Rp75 Juta, Dugaan Pemerasan di Teluk Ambon; Publik Ingat Kontroversi “100 Ton Narkoba”
Surati Kapolda Maluku, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Pengungkapan Kematian Fikram Heluth di Kawasan Tambang
Kasus Kematian Fikram Heluth, Pengacara Keluarga Desak Kapolda Maluku Evaluasi Penyidikan
Karhutla Sebulan Tak Tertangani, Warga Tutup Jalan Trans Seram di Pertigaan Saleman
Polresta Ambon Bantah Tudingan Anak 13 Tahun Dipaksa Tiru Tanda Tangan Tersangka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:48 WIT

Persempit Jalur Peredaran Narkoba, Dirresnarkoba Polda Maluku Pimpin Razia Gabungan di Pelabuhan Hitu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:00 WIT

Aktivitas Pengolahan Emas Kembali Disorot, Polda Maluku dan Kodam Pattimura Diminta Buka Mata soal Gunung Botak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIT

Oli Palsu Diduga Jadi Mainan, Kasus Pembunuhan Tak Terungkap, PMPI Maluku Desak Kapolres Bursel Dicopot

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:28 WIT

Rekening Fadel Rumakat Terima Transferan Rp75 Juta, Dugaan Pemerasan di Teluk Ambon; Publik Ingat Kontroversi “100 Ton Narkoba”

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:26 WIT

Surati Kapolda Maluku, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Pengungkapan Kematian Fikram Heluth di Kawasan Tambang

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT