Ambon, Maluku — Dinas Pariwisata Provinsi Maluku menandatangani kerja sama penyelenggaraan lomba kapal layar internasional Yacht Race Darwin–Banda Neira bersama Ambon Sailing Community (ASC) dan Dinah Beach Cruising Yacht Association, Darwin, Australia.
Informasi yang dihimpun, Jumaat (30/01) Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan pariwisata bahari Maluku.
Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani secara serentak di Ambon dan Darwin, Rabu (28/1/2025) lalu.
Penandatanganan dilakukan oleh Commodore Dinah Beach Cruising Yacht Association Adam Gollow dan Ketua Umum Ambon Sailing Community Nico Tulalessy, dengan disaksikan sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Ahmad Jais Ely.
Selain Kadis Pariwisata Maluku, turut menandatangani sebagai saksi General Manager Dinah Beach Windy McCallum, General Manager Northern Territory Australia Sailing Claire Hall, Kepala Badan Perbatasan Provinsi Maluku Affandy Hasanusi, serta Kadiater Koarmada III Letkol Laut Franky J. Akihary.
Dalam naskah perjanjian disebutkan, kerja sama ini bertujuan mendorong pengembangan olahraga layar sekaligus mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Australia.
Kedua pihak juga sepakat menjadikan Yacht Race Darwin–Banda Neira sebagai agenda tahunan.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Ahmad Jais Ely menyatakan, ajang yacht race internasional ini diharapkan dapat meningkatkan promosi pariwisata Maluku, khususnya destinasi Banda Neira, serta menarik kunjungan wisatawan mancanegara.
“Kami mendukung sepenuhnya pelaksanaan Yacht Race Darwin–Banda Neira dan berharap kegiatan ini dapat terus digelar setiap tahun,” kata Kadispar Dr. Jais.
Penandatanganan kerja sama ini turut dihadiri Konsulat Jenderal Australia di Makassar Todd Dias.
Dalam kesempatan tersebut, Konjen Australia juga melakukan pertemuan dengan sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Ambon Sailing Community, TNI Angkatan Laut, Badan Perbatasan, Bea Cukai, Imigrasi, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Kantor Kesehatan Pelabuhan, serta Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Maluku.
Pertemuan tersebut menyepakati dukungan lintas sektor terhadap pelaksanaan Yacht Race Darwin–Banda Neira 2026 yang direncanakan berlangsung pada Agustus mendatang.
Konsulat Jenderal Australia menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat hubungan Australia dan Indonesia, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Sementara itu, Ketua Umum ASC Nico Tulalessy menjelaskan, penyelenggaraan Yacht Race Darwin–Banda Neira akan menjadi langkah awal realisasi kerja sama antara ASC dan Dinah Beach Cruising Yacht Association, dengan pelaksanaan perdana dijadwalkan pada Agustus mendatang dan berlanjut setiap tahun.***






































































Discussion about this post