Gubernur Hendrik Temui Pengungsi di Taniwel, Bupati Asri Siapkan Perbaikan 29 Rumah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 15:03 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku— Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menemui warga Desa Patahuwe yang mengungsi di camp pengungsian Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin (14/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Hendrik didampingi Bupati SBB Asri Arman dan Wakil Bupati Selfinus Kainama. Rombongan juga turut didampingi Sekretaris Daerah SBB Alvin Tuasuun, Dandim 1513/SBB Letkol TNI Arh Jaka Putra Dinda, serta Kapolres SBB AKBP Refindo Pradikta Rulando.

Kunjungan dilakukan untuk melihat langsung kondisi warga yang terdampak konflik sekaligus memastikan penanganan dan proses pemulihan masyarakat berjalan dengan baik.

Selain menemui pengungsi, rombongan meninjau langsung kondisi permukiman warga di Desa Patahuwe. Sebanyak 29 rumah dilaporkan terbakar akibat konflik yang terjadi.

Pemerintah Kabupaten SBB memastikan rumah-rumah warga yang terdampak kebakaran akan segera diperbaiki sebagai bagian dari langkah pemulihan dan upaya mengembalikan kehidupan masyarakat secara bertahap.

Baca Juga :  FPTI Kota Ambon Matangkan Persiapan Kejurkot Panjat Tebing 2026, Jadi Ajang Seleksi dan Pembinaan Atlet

Di hadapan para pengungsi, Hendrik menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri serta berbagai elemen masyarakat yang selama ini turut membantu warga terdampak.

Menurut Hendrik, penanganan pengungsi tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan pangan, tempat tinggal dan kebutuhan dasar lainnya. Pemulihan juga harus menyentuh aspek sosial dan psikologis masyarakat.

Karena itu, Hendrik mengapresiasi kegiatan trauma healing yang dilakukan ibu-ibu Polwan Polres SBB kepada para pengungsi, terutama anak-anak, orang tua, penyandang disabilitas dan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

“Saya merasa senang sekali karena melihat wajah-wajah yang sudah penuh kebahagiaan. Ini merupakan tanda terbaik bagi kita untuk memastikan mereka secepat mungkin sembuh dari pengalaman traumatis yang terjadi,” ujar Hendrik.

Ia mengatakan kondisi psikologis warga menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. Pendampingan diperlukan agar masyarakat yang terdampak konflik dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.

Pemerintah juga terus berupaya memastikan warga pengungsi dapat kembali ke kampung halaman dalam kondisi aman. Proses tersebut, kata Hendrik, harus disertai pendampingan dan jaminan keamanan agar masyarakat tidak kembali berada dalam situasi yang mengkhawatirkan.

Hendrik turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengulurkan bantuan kepada warga terdampak.

“Saya tidak bisa mengucapkan terima kasih satu per satu kepada semua pihak yang telah membantu. Yang jelas, saya sangat mengapresiasi seluruh dukungan yang diberikan,” katanya.

Kepada warga pengungsi, Hendrik berpesan agar tetap menjaga semangat dan kekuatan selama menjalani masa pemulihan.

“Kepada bapak-bapak dan seluruh saudara-saudara pengungsi, tetap semangat, tetap kuat dan terus berdoa,” pesannya.

Pemulihan Patahuwe kini tidak hanya diarahkan pada perbaikan rumah warga yang terbakar. Pemerintah bersama TNI-Polri dan elemen masyarakat juga dituntut memastikan rasa aman, pemulihan psikologis serta kehidupan sosial warga dapat kembali pulih.

Perbaikan 29 rumah menjadi salah satu langkah awal untuk mengembalikan warga terdampak ke kehidupan yang lebih normal setelah konflik.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru