Piru, Maluku– Pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) di Kecamatan Kepulauan Manipa mendapat apresiasi luas dari masyarakat.
Program yang berlangsung selama tiga hari, sejak 30 Juli hingga 1 Agustus 2026, dinilai berhasil mendekatkan pelayanan publik sekaligus meringankan beban warga di wilayah kepulauan.
Pelayanan yang dipusatkan di Negeri Luhutuban itu disambut antusias masyarakat dari berbagai negeri dan dusun di Pulau Manipa.
Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan, mulai dari perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), penerbitan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, akta kematian, perubahan elemen data kependudukan, hingga layanan administrasi lainnya.
Kepala Desa Negeri Luhutuban, Yudin Pelenusa, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat melalui Dinas Dukcapil yang telah menghadirkan pelayanan langsung di wilayah kepulauan.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses yang sama terhadap layanan administrasi kependudukan.
Yudin menilai kehadiran tim Dukcapil SBB sangat membantu masyarakat karena mampu memangkas biaya dan waktu yang selama ini harus dikeluarkan warga untuk mengurus dokumen kependudukan ke ibu kota kabupaten.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Dinas Dukcapil Kabupaten Seram Bagian Barat atas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat Manipa. Kehadiran layanan ini sangat bermanfaat dan diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala agar seluruh masyarakat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga datang dari warga yang mengikuti pelayanan tersebut. Mereka mengaku terbantu karena tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke Piru untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi kependudukan.
Selain mengurangi biaya transportasi, pelayanan jemput bola juga dinilai mempercepat proses penerbitan dokumen penting yang menjadi syarat untuk mengakses berbagai layanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, perbankan, hingga pelayanan pemerintahan lainnya.
Masyarakat berharap program pelayanan keliling seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar seluruh warga di wilayah kepulauan memperoleh pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, mudah, dan merata.
Pelayanan jemput bola di Kepulauan Manipa merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjangkau masyarakat yang berada di daerah kepulauan dan wilayah terpencil.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan semakin meningkat sehingga hak-hak warga dalam memperoleh berbagai layanan dasar dapat terpenuhi secara optimal.***







































































Discussion about this post