Piru, Maluku – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) resmi membuka Pelatihan Media Digital yang diikuti 25 peserta dari unsur kader PKS dan pemuda SBB.
Kegiatan yang digelar di Rumah Pintar tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital.
Pelatihan yang diinisiasi Bidang Komunikasi Digital (Komdigi) DPD PKS SBB itu mengusung tema “Membangun Tim Media yang Kreatif, Profesional, dan Adaptif di Era Digital” dengan fokus pada peningkatan keterampilan desain grafis, fotografi, videografi, pengelolaan media sosial, serta produksi konten digital.
Ketua DPD PKS SBB, Asrul Sanif Kaisuku, menegaskan bahwa transformasi digital telah mengubah pola komunikasi organisasi dengan masyarakat. Karena itu, kemampuan mengelola media digital menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.
Menurutnya, media digital kini bukan sekadar sarana publikasi, tetapi telah berkembang menjadi instrumen strategis untuk menyampaikan informasi, membangun citra positif, memberikan edukasi, hingga menghadirkan solusi bagi masyarakat.
“Organisasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Penguasaan media digital menjadi kunci agar pesan yang disampaikan dapat diterima masyarakat secara efektif, cepat, dan tepat sasaran,” ujar Asrul saat membuka kegiatan tersebut.
Ia menekankan bahwa peningkatan kemampuan teknis harus berjalan seiring dengan penguatan etika bermedia. Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya penyebaran konten yang tidak terverifikasi, pengelola media dituntut menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi publik.
Karena itu, Asrul berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan kader-kader yang tidak hanya kreatif dalam memproduksi konten, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menyebarkan informasi.
“Pelatihan ini harus menjadi ruang belajar yang produktif. Saya berharap peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, dan membangun tim media yang solid serta siap menjawab tantangan era digital,” katanya.
Asrul juga memberikan apresiasi kepada Bidang Komdigi DPD PKS SBB, para narasumber, dan seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari investasi organisasi dalam membangun SDM unggul.
Sementara itu, Ketua Bidang Komunikasi Digital DPD PKS SBB, Fadli Bufakar, mengatakan pelatihan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemampuan kader dalam mengelola komunikasi publik yang profesional dan bertanggung jawab.
Menurut Fadli, perkembangan teknologi informasi menuntut organisasi untuk memiliki tim media yang mampu bekerja cepat sekaligus menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
“Kami ingin membangun tim media yang tidak hanya mampu membuat desain, foto, dan video yang menarik, tetapi juga memahami etika jurnalistik, mampu memverifikasi informasi, serta menghasilkan konten yang edukatif dan bermanfaat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peserta mendapatkan materi teori dan praktik yang mencakup desain grafis, fotografi digital, produksi video konten, hingga teknik pengelolaan media sosial yang dibimbing langsung oleh narasumber berpengalaman.
Fadli mengingatkan peserta agar tidak sekadar mengikuti pelatihan untuk memperoleh sertifikat, tetapi benar-benar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan kualitas diri.
“Ilmu yang diperoleh harus menjadi bekal untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif, baik bagi organisasi maupun masyarakat. Semangat belajar dan kolaborasi harus terus dijaga agar lahir tim media yang profesional, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” pungkasnya.**







































































Discussion about this post