Ambon, Maluku— Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-91 Gereja Protestan Maluku (GPM) di Jemaat Bukit Zaitun semakin semarak dengan suksesnya pelaksanaan Turnamen Gaplek yang digelar Panitia Hari Besar Gerejawi (PHBG). Setelah melalui persaingan yang ketat, pasangan Parto dan Jovi berhasil keluar sebagai juara pertama.
Ketua Panitia PHBG Jemaat GPM Bukit Zaitun, Xavier Sinai, mengatakan turnamen tersebut merupakan salah satu kegiatan olahraga yang diselenggarakan untuk memeriahkan HUT GPM ke-91 sekaligus mempererat hubungan persaudaraan antarjemaat.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun kebersamaan, kekompakan, dan sportivitas di lingkungan jemaat.
Pada babak semifinal, pasangan Lesil dan Benny berhasil mengamankan tiket ke final setelah mengalahkan pasangan Maikel dan Donald. Sementara itu, pasangan Parto dan Jovi memastikan langkah ke partai puncak usai menundukkan pasangan Mon dan Ibu Non.
Partai final mempertemukan dua pasangan terbaik, yakni Lesil–Benny melawan Parto–Jovi. Pertandingan berlangsung menarik dan penuh persaingan, namun Parto–Jovi mampu menunjukkan performa terbaik hingga akhirnya keluar sebagai pemenang dan meraih gelar juara Turnamen Gaplek HUT ke-91 GPM Jemaat Bukit Zaitun.
Xavier Sinai menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan jemaat yang telah mendukung jalannya kegiatan. Ia menilai tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa olahraga dan permainan rakyat masih memiliki daya tarik kuat sebagai media pemersatu warga jemaat.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik. Turnamen ini menjadi bagian dari upaya mempererat kebersamaan serta menumbuhkan semangat persaudaraan dalam menyambut dan merayakan HUT ke-91 GPM,” ujarnya.
Keberhasilan penyelenggaraan turnamen tersebut menambah kemeriahan rangkaian HUT ke-91 GPM di Jemaat Bukit Zaitun yang diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, sosial, seni, dan olahraga.
Panitia berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan dapat terus terjaga dan menjadi kekuatan bagi jemaat dalam kehidupan bergereja maupun bermasyarakat.***








































































Discussion about this post