Piru, Maluku — Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS, Saadiah Uluputty melakukan kunjungan pengawasan langsung ke ruas jalan Piru–Lokki di Kabupaten Seram Bagian Barat, Jumat (6/3/2026).
Ruas jalan yang dibangun melalui program Dana Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun 2025 tersebut telah rampung dikerjakan dengan progres mencapai 100 persen.
Dalam kunjungan awal tahun 2026 itu, Saadiah meninjau langsung kualitas pekerjaan jalan sepanjang 4,5 kilometer yang melintasi kawasan Tanah Goyang, Dusun Ani hingga Olas.
Ia menilai proyek tersebut menunjukkan standar pengerjaan yang sangat baik dan layak menjadi contoh bagi pembangunan infrastruktur jalan di daerah lain.
“Pekerjaan jalan di sini dikerjakan dengan sangat baik. Selain badan jalan yang kokoh, juga dilengkapi dengan sistem drainase yang tertata rapi.”
“Karena itu, ruas Piru–Lokki ini akan kami dorong menjadi proyek percontohan untuk pembangunan jalan di wilayah lain,” tegas Saadiah di sela-sela peninjauan lapangan.
Kunjungan pengawasan tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol DPR RI dalam memastikan program pembangunan yang dibiayai anggaran negara berjalan tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan konektivitas dan aktivitas ekonomi daerah.
Saadiah menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran strategis dalam membuka akses wilayah serta mempercepat pergerakan barang dan jasa di kawasan Maluku.
Karena itu, ia memastikan pengawasan terhadap proyek-proyek strategis nasional di daerah akan terus diperkuat.
Pada kesempatan yang sama, Saadiah juga menyinggung rencana lanjutan pembangunan ruas jalan Lokki–Iha Kulur sepanjang 6,25 kilometer yang ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2026.
Ia menegaskan akan terus mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan proyek tersebut agar tetap memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kita ingin pembangunan jalan di Maluku tidak hanya selesai secara administrasi, tetapi benar-benar berkualitas dan mampu bertahan lama untuk melayani kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Kunjungan pengawasan tersebut turut dihadiri Kepala Balai Cipta Karya Provinsi Maluku Andreas B. Wiarawan, Kasatker PJN Wilayah I Provinsi Maluku Abdul Hamid Payapo, Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat Asrul Sanip Kaisuku, serta Kepala Bidang Bina Marga PUPR SBB Arafat.
Dalam kesempatan itu, Abdul Hamid Payapo mengungkapkan bahwa pekerjaan ruas jalan Piru–Lokki berhasil diselesaikan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar dua bulan, namun tetap mengedepankan kualitas konstruksi yang memadai.
“Meski dikerjakan dalam waktu cepat, seluruh fasilitas pendukung seperti drainase dan struktur badan jalan tetap dibangun sesuai standar teknis yang berlaku,” jelasnya.
Rampungnya pembangunan ruas Piru–Lokki diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Seram Bagian Barat sekaligus menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.
Infrastruktur yang baik diyakini akan memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil produksi, serta membuka peluang investasi baru di wilayah itu.****





































































Discussion about this post