Ambon, Maluku— Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kabupaten Buru, Muhajir S. Miru, memberikan apresiasi atas penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Pattimura (Unpatti) dan PT Global Emas Bupolo.
Menurutnya, kerja sama ini merupakan momentum penting bagi Maluku, khususnya Kabupaten Buru, yang memiliki potensi sumber daya mineral melimpah namun membutuhkan tata kelola yang bijak dan berkelanjutan.
Dalam kesepakatan tersebut, Unpatti mendapat mandat menyiapkan dokumen strategis terkait keberlanjutan lingkungan.
Hal ini dinilai krusial karena persoalan eksploitasi sumber daya alam di Indonesia, termasuk di Maluku, kerap berhadapan dengan masalah degradasi ekologi dan dampak sosial.
“Dengan adanya MoU ini, kedua pihak diharapkan dapat mengawal dan mengontrol pemanfaatan sumber daya lingkungan secara baik dan sesuai ketentuan. Sehingga potensi yang dimiliki dapat terjaga serta dimanfaatkan secara berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ujar Muhajir.
Ia menekankan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha harus menjadi contoh bagaimana pembangunan bisa berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan.
Dia akui, direktur Utama PT Global Emas Bupolo, Mansur Lataka, menyambut baik kerja sama tersebut.
Ia menegaskan, keterlibatan Unpatti akan memberikan nilai tambah signifikan, terutama dalam hal pengawasan, kajian ilmiah, dan pendampingan teknis agar pengelolaan sumber daya mineral di Kabupaten Buru tetap selaras dengan regulasi dan prinsip keberlanjutan.
“Unpatti akan berperan penting sebagai mitra strategis, tidak hanya dalam mendukung kepatuhan regulasi, tetapi juga memastikan pengelolaan sumber daya mineral memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, bersama Direktur Utama PT Global Emas Bupolo, Mansur Lataka, disaksikan oleh jajaran pimpinan universitas.
“Semoga dapat menjadi model kolaborasi yang menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan tanggung jawab ekologis, sekaligus memperkuat peran Maluku sebagai salah satu daerah dengan kontribusi strategis dalam pemanfaatan sumber daya mineral nasional,” pungkas Muhajir.***








































































Discussion about this post