TANIMBAR, Trending-Maluku.com,- “Pemuda harus mampu menjadi solusi, menjadi inspirasi. Jangan biarkan diri kita hanya menjadi penonton di negeri sendiri!”
Kalimat tegas itu disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja (Raker) Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Kepulauan Tanimbar periode 2026-2029, di Saumlaki, Rabu (17/6/2026).
Mengusung tema “Pemuda Katolik Bangkit dan Berjalan Bersama Menuju Bonum Commune”, kegiatan yang berlangsung pukul 16.00 WIT ini menjadi momen penting bagi kader muda Katolik untuk menentukan arah perjuangan di tengah hiruk-pikuk pembangunan daerah.
Pelantikan pengurus baru berdasarkan Surat Organisasi nomor 006/Int/KOMCAB-KKT/V/2026 dan ketetapan raker dalam Surat Nomor: 001/RAKERCAB/TAP/VI/2026 ini berlangsung khidmat di Gedung Natar Kaumpu Saumlaki dan dihadiri oleh anggota DPRD Propinsi Maluku, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tanimbar, para pejabat struktural Pemkab, Vikaris Episkopal Kevikepan Kepulauan Tanimbar – MBD, serta pimpinan organisasi kepemudaan (OKP) se-Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Dalam sambutannya, dr. Ratuanak menegaskan bahwa keberadaan Pemuda Katolik memiliki posisi strategis sebagai organisasi kader yang berlandaskan iman dan kebangsaan.
Ia mengapresiasi langkah cepat pengurus baru yang langsung menggelar rapat kerja pasca pelantikan, karena menurutnya, kesuksesan organisasi tidak hanya diukur dari siapa pengurusnya, melainkan dari apa yang dikerjakan dan bagaimana cara mewujudkannya.
Mengaitkan dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela yang tengah dikebut dengan target lelang EPC 2026 dan produksi 2029, Wabup mengingatkan bahwa generasi muda Tanimbar tidak boleh tinggal diam.
“Sekarang saatnya berkarya, berbuat sesuatu yang nyata untuk menghasilkan karya nyata. Jangan hanya menjadi penonton dari geliat pembangunan yang akan mengubah wajah Tanimbar!” serunya.
Ia meminta agar rapat kerja kali ini melahirkan program yang realistis dan terukur, bukan sekadar dokumen di atas kertas.
Wabup mendorong pengurus untuk menyusun program yang menjawab kebutuhan zaman, seperti peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan ekonomi kreatif, pengembangan digital dan kewirausahaan, hingga pelestarian lingkungan hidup.
“Program kerja harus berdampak langsung bagi masyarakat. Bersinergilah dengan Pemerintah Daerah untuk menyukseskan pembangunan,” pesannya.
Sejalan dengan pesan Wabup, Pastor Moderator yang hadir turut mengingatkan identitas mendasar Pemuda Katolik.
Mengutip Konsili Vatikan II (Apostolicam Actuositatem), ia menekankan bahwa kaum awam memiliki hak dan kewajiban merasul, bukan hanya di dalam gereja (sakristi), tetapi juga di ranah sosial, ekonomi, dan politik.
“Pemuda Katolik adalah ‘peziarah harapan’. Hadirlah sebagai solusi dan inovator, jangan apatis. Tampilkan dirimu sebagai pribadi yang otentik, penuh karakter, dan jangan menjadi bagian dari kerumunan tanpa identitas,” tegasnya.
Dengan semangat “Pro Ecclesia et Patria” (Untuk Gereja dan Tanah Air) serta “Pro Bono Publico” (Untuk Kebaikan Umum), Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Kepulauan Tanimbar siap membuktikan diri sebagai pelaku perubahan sejati, mengawal dan menyukseskan era emas pembangunan di Bumi Tanimbar.






































































Discussion about this post