Pendemo Kepung Kejari Tanimbar Hingga Esok, UP3 Memanas

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:07 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

TANIMBAR, Trending-Maluku.com, – Suhu politik di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) memanas. Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Cinta Bumi Tanimbar (FCBT) dan Aliansi Tanimbar Raya (Altar) sejak Kamis pagi (11/6/2026) terus mengepung kantor sementara Kejaksaan Negeri (Kejari) KKT di Pasar Baru, Saumlaki.

Aksi ini dipicu oleh dugaan mega-korupsi Utang Pihak Ketiga (UP3) yang disebut-sebut membumi hanguskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Duan Lolat.

Tak main-main, massa mengklaim Surat Perintah dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI sudah turun sejak Mei lalu.

Kajari Buka Suara: Perkara di Kejati, Bukan di Sini
Di tengah desakan, Kepala Kejari KKT, Krisnandar, akhirnya menemui massa. Dengan tegas ia menyatakan bahwa penanganan perkara UP3 saat ini berada di ranah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, bukan Kejari Tanimbar.

“Aspirasi ini sangat baik sebagai kontrol sosial. Update terbaru, tim Pidsus Kejati Maluku sedang melakukan perhitungan kerugian negara. Hanya itu yang bisa kami sampaikan,” ujar Krisnandar.

Namun pernyataan singkat itu disambut letusan kekecewaan. Massa menilai Kejari tidak transparan dan terkesan melempar tanggung jawab.

Ultimatum Massa: Kami Duduki Sampai Besok!

Koordinator Lapangan Altar, Andres Luturyali, angkat suara. Ia menegaskan massa tidak akan bergeser sebelum mendapat kepastian hukum yang jelas.

“Surat Jampidsus sudah turun sejak bulan Mei. Tapi hingga kini publik Tanimbar digantung. Kami akan menduduki kantor Kejari mulai hari ini sampai besok! Kami ingin keadilan, bukan janji,” tegas Luturyali dengan nada membara.

Jeda Satu Jam, Kejari Beri Klarifikasi Baru
Setelah negosiasi alot dan jeda hampir satu jam, Kejari kembali mengirim utusan. Kali ini Kepala Seksi Datun (Perdata dan Tata Usaha Negara) Kejari KKT, Ramahthullah Aryadi, yang menemui massa.

Aryadi mengungkapkan hasil koordinasi terbaru dengan Kejati Maluku. “Kasus UP3 terus berjalan. Tim penyidik sedang berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk menentukan besaran kerugian negara. Kejari KKT tidak diam, kami kawal dan support penuh. Tapi kami tidak bisa mencampuri tugas pokok penyidik,” jelas Aryadi.

Tetap Bertahan, Kantor Kejari Masih Dikepung
Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di lokasi. Suasana semakin tegang dengan aksi pembakaran ban di depan kantor Kejari.

Publik Tanimbar menuntut transparansi dan percepatan proses hukum atas kasus yang diduga telah menggerogoti keuangan daerah tersebut.

Akankah Kejati Maluku segera mengumumkan angka kerugian negara? Atau massa akan benar-benar menduduki kantor hingga besok? Perkembangan selanjutnya masih dinanti.

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT