Ambon, Maluku,- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Maluku Forum Pemuda Anak Bangsa menyatakan dukungan terhadap kinerja Kepala SNVT PJPA Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Frengky Matayane, yang belakangan menjadi sorotan terkait proyek irigasi Dava dan Didit di Kecamatan Waimital, Kabupaten Buru.
Ketua DPW Maluku Forum Pemuda Anak Bangsa, Kaimudin Laitupa, menegaskan bahwa proyek irigasi Dava dan Didit tidak bermasalah sebagaimana yang diberitakan oleh sejumlah pihak dalam beberapa pekan terakhir. Kamis (11/06/2026)
Menurutnya, pekerjaan proyek tersebut telah selesai dilaksanakan dan bahkan telah dilakukan uji pengaliran air sebagai bagian dari tahapan akhir pekerjaan.
“Proyek irigasi Dava dan Didit sudah selesai dikerjakan dan telah diuji pengaliran airnya. Karena itu, informasi yang menyebutkan adanya persoalan dalam pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan,” ujar Laitupa.
Ia menjelaskan bahwa proyek irigasi tersebut merupakan usulan Pemerintah Kabupaten Buru yang masuk dalam program proyek Instruksi Presiden (Inpres) dan berada di bawah pengendalian Balai Wilayah Sungai Maluku.
Laitupa menilai pengawasan terhadap proyek tersebut dilakukan secara ketat, sehingga pelaksanaannya berjalan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
“Pengawasan terhadap pekerjaan ini sangat ketat. Karena itu, tudingan bahwa proyek ini bermasalah atau terdapat dugaan penyimpangan tidak memiliki dasar yang jelas,” tegasnya.
Atas dasar itu, DPW Maluku Forum Pemuda Anak Bangsa menyatakan dukungan penuh terhadap kinerja BWS Maluku, khususnya Kepala SNVT PJPA, Frengky Matayane.
Menurut Laitupa, Frengky Matayane merupakan salah satu putra daerah Maluku yang dipercaya menduduki jabatan strategis dan telah berupaya menjalankan tugasnya dengan baik dalam mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air di Maluku.
“Kami mengajak seluruh generasi muda Maluku untuk saling mendukung dan bergandengan tangan dalam membangun daerah. Kita harus memberikan ruang bagi putra-putri terbaik Maluku untuk bekerja dan berkontribusi bagi kemajuan daerah,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Laitupa kembali menegaskan bahwa proyek irigasi Dava dan Didit telah selesai dikerjakan dan tidak bermasalah. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan berbagai pekerjaan yang berada di bawah koordinasi SNVT PJPA BWS Maluku.*







































































Discussion about this post