Piru, Maluku – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mengapresiasi langkah Bupati Seram Bagian Barat, Ir. Asri Arman, MT, yang melantik delapan Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat, Jumat (31/7/2026).
Bagi organisasi kepemudaan tersebut, pengisian jabatan strategis merupakan momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mempercepat terwujudnya visi pembangunan daerah melalui birokrasi yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Ketua Karateker DPD KNPI Kabupaten Seram Bagian Barat, Muhammad Fahrul Kaisuku, mengatakan para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dalam menjalankan roda pemerintahan serta membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pemuda.
“KNPI mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang telah diberikan amanah baru. Kami berharap pelantikan ini menjadi energi baru bagi Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat untuk menghadirkan birokrasi yang semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Fahrul, Kabupaten Seram Bagian Barat sebagai salah satu kabupaten dengan wilayah terluas di Provinsi Maluku memiliki potensi besar di sektor pertanian, kelautan, perikanan, hingga pariwisata.
Potensi tersebut, kata dia, harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia yang unggul melalui penguatan sektor pendidikan.
Karena itu, KNPI secara khusus menitipkan harapan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang baru dilantik, Jafar Siddik, S.Pd., M.Pd., agar menjadikan pengembangan pendidikan tinggi sebagai salah satu agenda strategis pemerintah daerah.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Seram Raya sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Kabupaten Seram Bagian Barat patut mendapat perhatian dan dukungan agar terus berkembang serta mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi di daerah.
Namun demikian, KNPI menilai kebutuhan masyarakat terhadap akses pendidikan tinggi terus meningkat sehingga Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat perlu membuka ruang yang lebih luas bagi hadirnya perguruan tinggi maupun pengembangan program studi baru yang sesuai dengan potensi daerah.
“Kami berharap pemerintah daerah melalui lokomotif baru yang telah dilantik, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dapat menjadikan pengembangan pendidikan tinggi sebagai perhatian serius. STKIP Seram Raya perlu terus diperkuat, sekaligus dibuka ruang bagi hadirnya kampus-kampus lain melalui kerja sama dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta. Ini menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia di Bumi Saka Mese Nusa,” kata Fahrul.
Ia menambahkan, sebagai kabupaten terbesar ketiga di Maluku dari sisi luas wilayah, Seram Bagian Barat membutuhkan lebih banyak pilihan pendidikan tinggi agar generasi muda tidak selalu bergantung pada perguruan tinggi di luar daerah.
Selain memperluas akses pendidikan, kehadiran lebih banyak kampus juga diyakini akan mendorong lahirnya riset berbasis potensi lokal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat inovasi daerah, serta memberikan dampak ekonomi melalui tumbuhnya aktivitas akademik di Kabupaten Seram Bagian Barat.
KNPI juga mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik membangun budaya birokrasi yang kolaboratif, meninggalkan ego sektoral, dan membuka ruang partisipasi bagi generasi muda dalam proses pembangunan.
“Pemuda siap menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah daerah. Kami optimistis, dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, dan pemuda, Kabupaten Seram Bagian Barat mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing untuk mewujudkan SBB yang semakin maju,” tutup Fahrul.***








































































Discussion about this post