Piru, Maluku – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) resmi mempercayakan tongkat kepemimpinan Dinas Pendidikan kepada Jafar Sidik, S.Pd., M.Pd., seorang pendidik yang meniti karier dari ruang kelas hingga menduduki jabatan strategis sebagai kepala dinas.
Sosok Jafar Sidik dikenal memiliki latar belakang yang kuat di dunia pendidikan, khususnya di lingkungan pendidikan Muhammadiyah.
Perjalanan kariernya dimulai sebagai guru honorer di SMK Muhammadiyah Limboro, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).
Dedikasi dan pengabdiannya mengantarkan dirinya dipercaya menjadi Kepala SMK Muhammadiyah Limboro, sebelum kemudian melanjutkan pengabdian sebagai Kepala SMK Muhammadiyah Ambon, salah satu sekolah kejuruan swasta terkemuka di Kota Ambon yang saat ini berstatus akreditasi A.
Di bawah kepemimpinannya, SMK Muhammadiyah Ambon terus mengembangkan pendidikan vokasi dengan berbagai program keahlian serta menjalin kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri.
Namanya juga tercatat sebagai kepala sekolah pada data resmi Kementerian Pendidikan.
Dalam aspek akademik, Jafar Sidik menempuh pendidikan strata satu (S1) di Universitas Muhammadiyah Buton. Semangatnya untuk terus meningkatkan kompetensi membawanya melanjutkan studi magister (S2) di UIN AM Sangadji Ambon, dan kini sedang menyelesaikan pendidikan doktor (S3) pada perguruan tinggi yang sama.
Kombinasi pengalaman sebagai guru, kepala sekolah, serta akademisi dinilai menjadi modal penting dalam memimpin Dinas Pendidikan Kabupaten Seram Bagian Barat.
Rekam jejak tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola pendidikan, meningkatkan kualitas guru, serta mempercepat pemerataan akses pendidikan hingga ke wilayah-wilayah terpencil di SBB.
Sebagai kepala dinas yang lahir dari dunia pendidikan, Jafar Sidik dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kompetensi tenaga pendidik, transformasi digital pendidikan, hingga pemerataan sarana dan prasarana sekolah.
Kehadirannya di pucuk pimpinan Dinas Pendidikan Kabupaten Seram Bagian Barat juga diharapkan membawa semangat baru dalam membangun kolaborasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, organisasi profesi guru, dan masyarakat guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing.
Dengan pengalaman panjang sebagai praktisi pendidikan dan komitmen terhadap pengembangan sumber daya manusia, Jafar Sidik kini memikul tanggung jawab besar untuk mengawal arah pembangunan pendidikan di Kabupaten Seram Bagian Barat menuju sistem pendidikan yang semakin maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman.***








































































Discussion about this post