Piru, Maluku— Gedung Gereja Getsemani Jemaat GPM Asrama Tentara (Aster) Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), resmi diresmikan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Minggu (30/8/2026).
Peresmian tersebut dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, Wakil Bupati SBB Selfinus Kainama, Ketua Sinode GPM Pendeta Sacharias Izak Sapulette, serta sejumlah kepala OPD Pemerintah Provinsi Maluku.
Prosesi peresmian ditandai dengan penekanan sirene oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Ketua Sinode GPM Pendeta Sacharias Izak Sapulette dan Wakil Bupati SBB Selfinus Kainama.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa bersama Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten SBB Elisabet De’wana Kainama.
Setelah itu, jemaat mengikuti ibadah Minggu perdana di gedung gereja yang baru. Ibadah dipimpin langsung oleh Ketua Sinode GPM Pendeta Sacharias Izak Sapulette.
Penyerahan Gedung Gereja Getsemani kemudian dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja Yonce Heumase bersama Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, dan Ketua Sinode GPM Pendeta Sacharias Izak Sapulette.
Sebagai penanda resmi peresmian, prasasti Gedung Gereja Getsemani ditandatangani oleh Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura, dan Ketua Sinode GPM.
Dalam sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa mengatakan pembangunan Gedung Gereja Getsemani memiliki perjalanan panjang. Pembangunan gereja tersebut diawali dengan peletakan batu penjuru pada 5 Agustus 2001.
“Kurang lebih 11 tahun perjalanan pembangunan ini, dan hari ini kita semua menjadi saksi bahwa gedung ini telah berdiri dengan megah,” ujar Hendrik.
Ia mengatakan, nama Getsemani memiliki pesan iman yang mendalam bagi kehidupan jemaat. Getsemani merupakan tempat Yesus mengalami pergumulan berat sebelum menuju salib dan menjadi bagian penting dalam perjalanan iman umat Kristiani.
“Kita belajar bahwa iman bukan berarti hidup tanpa pergumulan. Iman adalah tetap percaya ketika pergumulan datang, terus berdoa ketika jalan terasa berat,” katanya.
Hendrik berharap makna tersebut menjadi pesan bagi seluruh warga jemaat untuk tetap teguh menghadapi berbagai pergumulan, menjaga pengharapan, serta tidak berhenti berdoa.
“Sebagaimana Tuhan menyertai perjalanan pembangunan gedung ini selama 11 tahun dengan banyak cerita, maka Tuhan juga akan menyertai kehidupan seluruh warga jemaat kini dan selamanya,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati SBB Selfinus Kainama menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Maluku beserta jajaran serta Pangdam XV/Pattimura yang telah hadir di Bumi Saka Mese Nusa dalam rangka peresmian Gedung Gereja Getsemani.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur Maluku beserta jajaran dan Pangdam XV/Pattimura beserta jajaran yang telah meluangkan waktu berkunjung ke Bumi Saka Mese Nusa untuk menghadiri dan meresmikan Gedung Gereja Getsemani yang baru,” ujar Selfinus.
Peresmian Gedung Gereja Getsemani Jemaat GPM Aster Piru menjadi momentum penting bagi warga jemaat setelah melalui proses pembangunan yang panjang.
Gedung gereja tersebut diharapkan menjadi pusat peribadatan sekaligus ruang pembinaan iman dan kehidupan sosial jemaat.***








































































Discussion about this post