Bom, Maluku — Masyarakat Desa Waiheru, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, mengapresiasi pembangunan drainase sepanjang lebih dari 100 meter yang dilakukan Pemerintah Desa Waiheru.
Pembangunan infrastruktur tersebut dinilai menjawab kebutuhan warga, terutama dalam mengatasi persoalan aliran air dan genangan yang selama ini terjadi di kawasan permukiman.
Apresiasi warga juga menjadi bentuk dukungan terhadap Pemerintah Desa Waiheru di bawah kepemimpinan Kepala Pemerintah Desa Waiheru, Usman Ely. Ia dinilai mampu menyerap aspirasi masyarakat dan menerjemahkannya ke dalam program pembangunan yang menyentuh kebutuhan warga.
Usman Ely mengatakan pembangunan drainase tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa untuk menindaklanjuti berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat.
“Sebagai pemerintah desa, kami memiliki tanggung jawab untuk mendengar setiap keluhan dan aspirasi masyarakat. Persoalan yang disampaikan warga harus menjadi perhatian dan sebisa mungkin dapat dijawab melalui program pembangunan,” ujar Usman Ely.
Menurut dia, pembangunan tidak semestinya hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat.
“Drainase ini dibangun karena memang menjadi salah satu kebutuhan masyarakat. Kami berharap dengan adanya pembangunan ini, persoalan genangan air dan kondisi lingkungan dapat teratasi dengan baik,” katanya.
Usman menegaskan, aspirasi masyarakat akan tetap menjadi salah satu pijakan pemerintah desa dalam menentukan arah pembangunan ke depan. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan warga merupakan amanah yang harus dijaga melalui kerja nyata.
“Kepercayaan masyarakat adalah kekuatan bagi pemerintah. Karena itu kami akan terus membuka diri, mendengar masyarakat dan bekerja sesuai kebutuhan yang benar-benar dirasakan oleh warga,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan sekaligus melakukan pengawasan terhadap berbagai program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Desa Waiheru.
Pembangunan drainase sepanjang lebih dari 100 meter itu diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dasar dan lingkungan permukiman di Desa Waiheru.
Warga pun berharap pembangunan serupa dapat terus dilanjutkan pada titik-titik lain yang masih membutuhkan perhatian, sehingga program pembangunan desa semakin selaras dengan kebutuhan masyarakat.***








































































Discussion about this post