Piru, Maluku — Pemerintah Desa Luhu menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat harmoni di tengah masyarakat, Sabtu (25/04), bertempat di Baileo kebanggaan desa terbesar di Kecamatan Huamual.
Mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Menyatukan Perbedaan dan Memperkokoh Persatuan untuk Negeri Luhu yang Berperadaban”, kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman warga.
Ketua Panitia, Farham Suneth, menyampaikan bahwa Halal Bihalal tidak sekadar menjadi agenda seremonial pasca Idulfitri, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial.
Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarwarga, meningkatkan sinergi lintas elemen masyarakat, serta menumbuhkan kembali semangat gotong royong demi kemajuan Negeri Luhu.
“Perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun negeri. Kebersamaan yang terjalin menjadi fondasi utama dalam menciptakan Luhu yang aman, harmonis, dan berperadaban,” ujar Farham.
Sementara itu, Raja Negeri Luhu, H. Abdul Gani Kaliki, menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan sebagai kunci utama menghadapi berbagai tantangan.
Ia mengingatkan bahwa tanpa kebersamaan, masyarakat akan mudah terpecah dan rentan terhadap pengaruh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Mari kita jaga silaturahmi dan kebersamaan. Itulah modal utama dalam menjaga keutuhan dan kekuatan Negeri Luhu,” tegasnya.
Raja juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara nilai kekeluargaan, mempererat hubungan sosial, serta bersama-sama membangun negeri yang lebih maju dan beradab.
Kegiatan Halal Bihalal berlangsung khidmat dan penuh keakraban, dihadiri oleh aparat pemerintah desa, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat yang turut merasakan suasana kebersamaan.***








































































Discussion about this post