GAMKI Desak Inspektorat dan APH Usut Dugaan Nepotisme PPPK di Puskesmas Inamosol

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 05:47 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku – Dugaan praktik nepotisme kembali mencoreng wajah pelayanan publik di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Sejumlah tenaga honorer menuding Kepala Puskesmas Inamosol melakukan rekayasa data dalam proses pengusulan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Ketua Bidang Kebijakan Publik GAMKI SBB, Elthon Ahiyate, menyatakan pihaknya menemukan indikasi manipulasi yang mengorbankan honorer lama demi meloloskan nama-nama yang tak pernah tercatat sebagai tenaga Puskesmas hingga tahun 2023.

“Kami GAMKI merasa ini sangat tidak adil. Ada orang yang sudah lama mengabdi, tetapi haknya justru dirampas. Tiba-tiba muncul nama-nama baru yang langsung diusulkan. Ini jelas bentuk pengkhianatan moral seorang Kepala Puskesmas,” tegas Elthon dengan nada keras.

Berdasarkan catatan, sedikitnya Empat nama yang terang terangan disisipan. Keempat nama disebut tidak pernah terdaftar sebagai honorer, namun tiba-tiba masuk dalam daftar calon PPPK paruh waktu.

Lanjut Elthon mengomentari, sejumlah pegawai mengaku kecewa dan marah atas dugaan permainan data ini.

“Kami mendengar dan menyaksikan langsung bagaimana keluh saudara-saudara kita yan bertahun tahun mengabdi. Ini luar biasa. Ada permainan yang imbasnya mengorbankan meraka,” ungkap Elthon.

Elthon menegaskan, GAMKI mendesak Bupati SBB untuk turun tangan langsung, bahkan menyiapkan aksi besar-besaran jika kasus ini diabaikan.

“Kami akan bertemu Bupati. Kalau persoalan ini tidak ditindak serius, maka kami akan kawal hingga tuntas dan melakukan aksi besar. Kepala Puskesmas Inamosol harus dievaluasi, bahkan dicopot jika terbukti bersalah,” ujarnya.

Baca Juga :  Berdayakan Warga Binaan Lapas, Dinas Perikanan Kabupaten Buru Beri Bantuan Benih Ikan Nila

GAMKI SBB juga mendesak Inspektorat Daerah dan aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun tangan mengusut kasus ini.

“Ini bukan sekedar pelanggaran administratif, tapi sudah mengarah pada dugaan penyalahgunaan kewenangan dan nepotisme. Jangan biarkan masyarakat kecil yang sudah lama mengabdi diperlakukan semena-mena,” pungkas Elthon.

Kasus dugaan manipulasi data PPPK paruh waktu ini pun menjadi sorotan publik. Warga berharap Pemkab SBB tidak menutup mata dan segera bertindak tegas agar keadilan benar-benar berpihak pada mereka yang berhak.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT