Sejumlah Cagub Maluku Hindari Undangan Ilmiah Unpatti, Aktivis Muhammadiyah; Mereka itu “Miskin”

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juli 2024 - 13:11 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

  • Aktivis Muhammadiyah nilai sejumlah Calon Gubernur Maluku Miskin Gagasan
  • Sejumlah Cagub Maluku mangkir dari ruang ilmiah Universtitas Pattimura
  • Aktivis Muhammadiyah Semprot Sejumlah Calon Gubernur Maluku yang tidak hadir

Ambon, Maluku– AKTIVIS Muhammadiyah, Wandri Makassar angkat bicara perihal ketidak hadiran sejumlah Baka Calon Gubernur Maluku di arena menggelar Regional Meeting University Leader.

Padahal agenda yang digagas para akademisi “Kampus Basudara” itu terlanjur menjadi perhatian public di Maluku.

Kepada wartawna media ini, Rabu (03/07), aktivis asal Kabupaten Seram Bagian Barat itu memberikan komentar pedas.

Dia menyayangkan, agenda dengan gaung sebegitu besar tidak dihadiri oleh para Bakal Calon Gubernur Maluku.

 Menurut Wandri, Kegiatan tersebut berlangsung tanggal 2 juli 2024 lalu. Forum Intelektual digagas oleh Universitas Pattimura dengan mengundang 6 orang Calon Pemimpin Maluku di dalam Kegiatan Regional Meeting Pimpinan Perguruan Tinggi se-Maluku.

Baca Juga :  Sadali Terima Kunjungan Direktur Beasiswa Lpdp Di Maluku

Dijelaskan, kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid tersebut, bukan saja menakar terkait sekelumit Permasalahan akan dialektika yang terbangun pada diskursus ilmiah tersebut namun memang eloknya harus terlihat gagasan Politik pembangunan Maluku oleh Para calon pemimpin Maluku yang akan bertanding di Pilkada 27 November 2024.

“Sungguh sangatlah disayangkan akan ketidakhadiran sebagian beesar kompetitor dan hanya dihadiri Febry Calvin Tetelepta,” ungkap Wandri.

Padahal lanjut dia, fokus isu ialah membicarakan tentang peningkatan kualitas potensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Maluku. Sejauh ini Maluku masih berada diurutan ke empat daerah termiskin Indonesia, hingga hari ini.

Avilator pemerhati Politik di Maluku itu menilai, UNPATTI sebagai bagian dari Laboratorium Pendidikan Maluku, menyediakan wadah untuk pengembangan kapasitas berpikir dalam ruang dialektika kepada setiap orang yang mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di Bumi Raja-Raja.

“Mau mencalonkan diri menjadi Gubernur Maluku, namun Publik Maluku yang menonton baik Secara langsung ataupun melalui chanel youtube pastinya akan memberikan penilaian rasional atas ketidakhadiran Orang-orang dimaksud yang tidak menghargai Undangan dari kampus kebanggan orang Maluku itu,”

Dirinya menambahkan, kalaupun dalam pengamatan secara komprehensif maka akan terbesit, ketidak hadiran para calon Gubernur Maluku itu sebagai wujud “kemiskinan”.

“Mereke itu miskin. Miskin ide, miskin gagasan yang hanya bermodalkan Spanduk, leaflet serta video editan untuk Gagah-gagahan di medsos demi menaikan Popularitas kepada Pemilih di Maluku. Lebih dari itu tidak ada. Hanya miskin yang ada,” tegas dia.

Wandri mengingatkan, pemimpin kedepan harus menunjukan kulaitas diri. Baik di wilayah kerja-kerja birokrasi, politik, juga penting di ruang-ruang ilmiah.

“Memiliki kemapuan di ruang intelektual untuk dipertontonkan kepada masyarakat. Masyarakat jangan hanya dicekoki dengan Foto-foto  selfie kemudian menuliskan quotes bijak seakan kaya. Padahal mangkir dari ruang ilmiah besar dari kampus kebanggaan orang Maluku,” kunci Wandri***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri
Dukung Langkah Kodam XV/Pattimura, GEMA – MA Tekankan Penataan Yang Taat Hukum

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:38 WIT

Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT