Pemekaran Maluku Tenggara Raya, Sadam: Gubernur Seharusnya Mendukung, Bukan Melemahkan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 26 April 2025 - 07:38 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku— Tokoh muda Maluku, Sadam Bugis, menyatakan kekecewaannya atas pernyataan Gubernur Maluku yang sebelumnya menyebut wacana pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di Maluku sebagai informasi hoaks.

Sadam menilai, sikap tersebut melemahkan semangat perjuangan para tokoh dan tim yang tengah berjuang mewujudkan pemekaran wilayah.

Menurut Sadam, alasan Gubernur yang merujuk pada moratorium Otonomi Daerah (Otda) sebagai dasar menyebut pemekaran hoaks, tidak lagi relevan dengan perkembangan terakhir di tingkat nasional.

Dirinya menyoroti bahwa DPR RI, melalui Komisi II, telah menerbitkan surat kesimpulan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membuka peluang bagi pemekaran daerah baru, sebagaimana telah terjadi di Papua.

“Ini membuktikan bahwa justru pernyataan Gubernur yang keliru. Sebagai orang Tenggara, saya sangat kecewa, apalagi para tokoh kita sedang berjuang keras untuk pemekaran,” tegas Sadam.

Lebih lanjut, Sadam menduga bahwa ketidakikhlasan Gubernur dalam mendukung pemekaran Maluku Tenggara Raya (MTR) patut dipertanyakan.

Menurutnya, seorang pemimpin daerah seharusnya memberikan dukungan penuh kepada masyarakat dan tim yang tengah mempersiapkan syarat-syarat administratif untuk pengajuan DOB ke pemerintah pusat.

“Seharusnya, Gubernur menjadi garda terdepan mendukung perjuangan ini. Karena pemekaran daerah akan membawa banyak manfaat, seperti pembukaan lapangan kerja baru, peningkatan infrastruktur, memperpendek rentang kendali pemerintahan, dan memperbesar serapan anggaran untuk pembangunan daerah,” ungkap Sadam.

Dalam pandangan politiknya, Sadam juga menyerukan kepada masyarakat agar ke depan lebih selektif memberikan dukungan politik kepada para politisi yang dinilai tidak mendukung aspirasi rakyat, khususnya terkait perjuangan DOB di Maluku.

Baca Juga :  Tembok Besar Mulai Bergoyang? Surat Sakti dari Jakarta Uji Ketegasan Kejati Maluku

“Politik sejatinya adalah alat untuk menyejahterakan rakyat. Jika ada politisi yang justru melemahkan perjuangan rakyat, sudah seharusnya kita memberikan sanksi politik kepada mereka,” tutupnya.

Dengan diterbitkannya surat dari Komisi II DPR RI tentang pemekaran DOB, Sadam mengajak seluruh pihak di Maluku untuk segera mempersiapkan diri menyambut peluang ini, bukan justru melemahkan semangat perjuangan.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT