Tual, Maluku– Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat, secara resmi melepas 102 calon jamaah haji asal Kota Tual untuk musim haji tahun 2025 dalam acara yang digelar di Gedung LPTQ Kota Tual (5/05).
Pelepasan tersebut menjadi momen penting dalam upaya Pemerintah Kota Tual untuk terus meningkatkan pelayanan ibadah haji setiap tahunnya.
Sebanyak 102 jamaah terdiri dari 39 laki-laki dan 63 perempuan, sesuai dengan data yang tercantum pada spanduk resmi dari Kementerian Agama Kota Tual.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap penyelenggaraan ibadah haji adalah bagian dari komitmen terhadap visi-misi pembangunan spiritual masyarakat Kota Tual.
“kami berupaya meningkatkan pelayanan dan dukungan bagi jamaah haji. Ini merupakan pelaksanaan dari amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, dan juga termasuk dalam 19 program prioritas Pemkot Tual,” ujar Wali Kota Renuat.
Adapun bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Tual kepada calon jamaah haji tahun ini meliputi:
- Transportasi pulang-pergi Tual–Ambon bagi 100 orang jamaah.
- Pengadaan pakaian seragam (kostum).
- Pengadaan busana batik.
- Bantuan kelengkapan haji lainnya.
Wali Kota berharap, seluruh bantuan dan fasilitas tersebut dapat membantu memudahkan para jamaah dalam menjalankan ibadah haji serta meningkatkan semangat dan kesadaran spiritual dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam sambutannya, Wali Kota juga mengenang pengalamannya saat menjalankan ibadah haji di masa lalu.
Ia mengisahkan bagaimana dalam momen tersebut, ia mendapat tanda-tanda yang menjadi dorongan spiritual hingga akhirnya mengantarkannya menjadi Wali Kota Tual.
“Pelayanan haji tidak hanya soal akomodasi dan transportasi, tetapi juga tentang bagaimana kita memperhatikan seluruh kebutuhan jamaah, serta memberikan kenyamanan dalam beribadah,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Tual menegaskan bahwa perhatian tidak hanya tertuju pada kelompok tertentu, tetapi kepada seluruh lapisan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang inklusif dan berkeadilan.***Jon



































































Discussion about this post