Tim Ahli Gubernur Maluku Akui Fokus Beri Masukan, Bukan Intervensi OPD

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 14:50 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Koordinator Tim Ahli Gubernur Maluku, Said Assagaff, menegaskan bahwa timnya hanya akan memberikan pertimbangan dan masukan kepada Gubernur Maluku tanpa melakukan intervensi terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku.

Pernyataan ini disampaikan Assagaff kepada wartawan di kantor Gubernur pada Jumat, 4 Juli 2025 sebagaimana rilis resmi.

Assagaff menjelaskan bahwa pengangkatan tim ahli sepenuhnya merupakan kewenangan Gubernur Maluku. Ia juga menambahkan bahwa hal serupa lazim terjadi di banyak daerah di Indonesia.

“Kalau ada yang mengkritik pengangkatan tim ahli, perlu saya sampaikan bahwa di daerah lain pun gubernur mengangkat tim ahli. Misalnya di Sulawesi Selatan, jumlahnya bahkan lebih banyak, ada 17 orang. Jadi, tidak ada yang salah,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa sesuai surat keputusan pengangkatan, tugas utama tim ahli adalah memberikan pertimbangan dan masukan—baik secara tertulis maupun lisan—terkait kebijakan atau persoalan yang dihadapi gubernur. Tim ahli bertanggung jawab langsung kepada gubernur, sehingga tidak akan mengganggu kinerja OPD di lingkungan Pemprov Maluku.

“Saya pastikan tim ahli tidak akan mengintervensi kerja-kerja OPD. Kalau kami ikut campur, bisa jadi banyak program akan dicoret karena dianggap tidak sesuai atau relevan. Tapi kami tidak akan melakukan itu,” tegas Assagaff.

Baca Juga :  Direktur Rumah Inspirasi dan Literasi Kritik Bupati Seram Bagian Barat: Dusun Bukan Satuan Pemerintahan Resmi

Lebih lanjut, Assagaff menambahkan bahwa tim ahli terdiri dari berbagai kalangan, termasuk guru besar, yang akan bekerja secara objektif dan profesional sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan Maluku.

Terkait honorarium, mantan Gubernur Maluku itu membenarkan bahwa tim ahli memang menerima honorarium, namun tetap mengacu pada aturan yang berlaku.

“Kami ingin mengabdi di sisa hidup ini untuk membantu Maluku. Kalau soal honor, memang ada dan sesuai aturan saja,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT