Krisis Beras di Maluku Tengah, Wajo Desak Pemerintah dan Bulog Bertindak Tegas

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 17 Juli 2025 - 10:26 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku— Kelangkaan dan melonjaknya harga beras di Maluku Tengah menjadi sorotan serius dari DPRD Provinsi Maluku. Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi PDI Perjuangan, Alhidayat Wajo, menyatakan bahwa kondisi ini merupakan krisis yang tidak bisa dianggap remeh, mengingat beras adalah kebutuhan pokok masyarakat.

Dalam pernyataannya, Alhidayat menegaskan bahwa pemerintah daerah dan Perum Bulog harus bertanggung jawab atas situasi ini.

Ia mendesak agar Bulog segera menjelaskan kepada publik alasan terjadinya kelangkaan dan mahalnya harga beras.

“Jangan sampai ada kelalaian dalam distribusi atau pembiaran yang merugikan rakyat. Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Alhidayat meminta pemerintah provinsi, Bulog, serta para distributor duduk bersama mencari solusi konkret.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan tidak adanya praktik penimbunan yang menyebabkan kelangkaan buatan.

“Kita tidak bisa membiarkan rakyat kelaparan di tengah tumpukan kebijakan yang tidak berjalan. Pemerintah harus merespons cepat, bukan tinggal diam,” tegas politisi muda tersebut.

Baca Juga :  PKS SBB Tancap Gas: “Talk Show Mendengar” Jadi Langkah Awal Pengurus Baru

Sebagai langkah konkret, Alhidayat juga mengusulkan pembentukan satuan tugas (satgas) pengawasan distribusi beras yang melibatkan DPRD, kepolisian, dan unsur masyarakat sipil guna menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga beras di pasaran.

Kondisi lapangan menunjukkan banyak rak beras kosong di pasar dan pusat perbelanjaan, menandakan krisis pasokan yang harus segera diatasi.

PDI Perjuangan menyerukan agar seluruh pihak turun tangan dan berkolaborasi menyelesaikan permasalahan ini secara menyeluruh dan berkeadilan.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT