Ambon, Maluku— Warga Dusun Warau, Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang mengapung di perairan sekitar wilayah tersebut pada Selasa (22/7) sekitar pukul 08.00 WIT.
Informasi yang dihimpun, penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga setempat bernama La Wilan (19), yang secara tidak sengaja melihat sesosok tubuh mengapung saat hendak buang hajat di ujung tanjung Dusun Warau.
Awalnya ia mengira benda itu adalah bangkai binatang, namun setelah diperiksa lebih dekat, ternyata merupakan mayat manusia.
La Wilan segera memberitahukan temuan tersebut kepada warga sekitar. Imam Masjid Dusun Warau, Mahuru, kemudian melaporkan kejadian ini kepada pihak Polsek Huamual.
Sekitar pukul 08.45 WIT, aparat Polsek Huamual bersama Bhabinsa Desa Iha dan masyarakat setempat melakukan evakuasi jenazah ke bibir pantai. Proses identifikasi awal dilakukan di lokasi, kemudian dilanjutkan dengan koordinasi bersama Puskesmas Desa Luhu.
Berdasarkan pemeriksaan fisik luar dan pengakuan dari keluarga, mayat tersebut akhirnya diidentifikasi sebagai Ridwan Warang (50), warga Dusun Kambelu, Desa Luhu, Kecamatan Huamual. Identifikasi dilakukan oleh Hamka Leka (52), salah satu anggota keluarga korban.
Menurut keterangan keluarga, korban diketahui telah meninggalkan rumah sejak empat hari lalu. Korban sering mengunjungi kerabat di Desa Luhu, namun diketahui memiliki keterbatasan penglihatan (rabun) dan kesulitan berbicara (cadel).
Kepala Puskesmas Luhu, Abdul Gafur Samanery, beserta tim medis melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih menyelidiki lebih lanjut penyebab kematian dan kronologi peristiwa tersebut.***





































































Discussion about this post