Ambon, Maluku – Puluhan rumah di Desa Kamarian, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terendam banjir. Banjir terjadi akibat intensitas hujan cukup tinggi mengguyur desa setempat, sejak Minggu malam (3/8/2024).
Berdasarkan informasi dihimpun media ini, Senin (4/8/2025), sekitar 70-an rumah di desa setempat terendam banjir. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas ini.
Jantje Tuhehay, Kepala Desa Kamarian, saat dihubungi wartawan Senin petang mengatakan, banjir terjadi sejak malam hingga siang hari. Akibat hujan deras sehingga menyebabkan puluhan rumah warga terendam banjir.
“Hujan mengakibatkan banjir dan merendam rumah-rumah warga. Ada sekitar 70 rumah lebih yang terendam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata Tuhehay.
Menyoal adanya warga yang mengungsi akibat peristiwa tersebut, dia mengaku pihaknya di pemerintahan belum melakukan pendataan, karena itu mereka tak mengetahui pasti.
“Kita belum mendata apakah ada warga yang mengungsi atau tidak. Saat ini kan sudah malam, mungkin besok baru kita akan mengetahui hasilnya terkait rumah-rumah yang terendam banjir dan juga warga yang kemungkinan mengungsi,” ujarnya.
Menurut dia, ketinggian banjir berada di atas pinggang orang dewasa. Bahkan, sambung dia, ada yang sampai di leher orang dewasa. Jadi ketinggiannya sekitar 1 meter.
“Yang jelas ketinggian air di atas pinggang orang dewasa. Namun terkait rumah kita akan update kembali sehingga bisa mengetahui berapa banyak yang terendam. Karena sampai saat ini belum ada laporan dari ketua-ketua wilayah,” pungkasnya.
Dia menambahkan, banjir juga terjadi lantaran talud mengalami jebol, sehingga membuat air meluap dan melompati jembatan. Sementara untuk kawasan yang paling terdampak banjir itu ada di tiga dusun, yakni Ani Wei, Titar Wei dan Pasar Wei. (**)








































































Discussion about this post