Puluhan Rumah di Kamarian Terendam Banjir, Tidak Ada Korban Jiwa

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 12:41 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Banjir d Desa Kamarian, Kecamatan Kairatu, Seram Bagian Barat. Foto: Istimewa

Banjir d Desa Kamarian, Kecamatan Kairatu, Seram Bagian Barat. Foto: Istimewa

Ambon, Maluku – Puluhan rumah di Desa Kamarian, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terendam banjir. Banjir terjadi akibat intensitas hujan cukup tinggi mengguyur desa setempat, sejak Minggu malam (3/8/2024).

Berdasarkan informasi dihimpun media ini, Senin (4/8/2025), sekitar 70-an rumah di desa setempat terendam banjir. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas ini.

Jantje Tuhehay, Kepala Desa Kamarian, saat dihubungi wartawan Senin petang mengatakan, banjir terjadi sejak malam hingga siang hari. Akibat hujan deras sehingga menyebabkan puluhan rumah warga terendam banjir. 

“Hujan mengakibatkan banjir dan merendam rumah-rumah warga. Ada sekitar 70 rumah lebih yang terendam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata Tuhehay.

Menyoal adanya warga yang mengungsi akibat peristiwa tersebut, dia mengaku pihaknya di pemerintahan belum melakukan pendataan, karena itu mereka tak mengetahui pasti. 

“Kita belum mendata apakah ada warga yang mengungsi atau tidak. Saat ini kan sudah malam, mungkin besok baru kita akan mengetahui hasilnya terkait rumah-rumah yang terendam banjir dan juga warga yang kemungkinan mengungsi,” ujarnya.

Baca Juga :  Lewerissa Terima Kunker Komisi IX DPR-RI di Maluku

Menurut dia, ketinggian banjir berada di atas pinggang orang dewasa. Bahkan, sambung dia, ada yang sampai di leher orang dewasa. Jadi ketinggiannya sekitar 1 meter.

“Yang jelas ketinggian air di atas pinggang orang dewasa. Namun terkait rumah kita akan update kembali sehingga bisa mengetahui berapa banyak yang terendam. Karena sampai saat ini belum ada laporan dari ketua-ketua wilayah,” pungkasnya.

Dia menambahkan, banjir juga terjadi lantaran talud mengalami jebol, sehingga membuat air meluap dan melompati jembatan. Sementara untuk kawasan yang paling terdampak banjir itu ada di tiga dusun, yakni Ani Wei, Titar Wei dan Pasar Wei. (**)

 

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT