Ambon, Maluku– Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru, menegaskan, program studi Agama dan Budaya Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan (FISK) merupakan satu-satunya fakultas dengan nomenklatur tersebut di Indonesia. Keunikan itu, menurutnya, menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus membuka peluang besar bagi mahasiswa yang lahir dari fakultas ini untuk terjun di dunia kerja nyata.
Hal tersebut disampaikan Rektor dalam kegiatan pelepasan mahasiswa magang Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan Program Studi Agama dan Budaya yang digelar pada Selasa (2/9).
Rektor singkat menjelaskan, mulai dibuka pada tahun 2015, pada awalnya, prody ini hendak menggunakan nama “Studi Agama-Agama”.
Namun, nomenklatur saat itu belum memungkinkan karena program studi serupa hanya terdapat di sejumlah IAIN di bawah Fakultas Ushuludin.
Dari situ diputuskan nama yang lebih spesifik dan akhirnya lahirlah program studi Agama dan Budaya yang menjadi satu-satunya di Indonesia hingga saat ini.
Prof. Rumahuru menegaskan, dengan kekhasan tersebut, para mahasiswa Agama dan budaya FISK IAKN Ambon memiliki keunggulan tersendiri. Ke depan, lulusan dari fakultas ini diyakini akan mampu menembus berbagai sektor kerja yang membutuhkan keahlian, sensitivitas sosial, serta wawasan lintas agama.
Dalam kesempatan itu, Rektor melepas langsung para mahasiswa yang akan melaksanakan magang.
Ia menitipkan pesan agar para mahasiswa mampu menjaga nama baik almamater di ruang kerja semi-profesional. Menurutnya, magang bukan sekadar perpanjangan dari belajar di kelas, melainkan tahap penting memasuki dunia kerja sesungguhnya.
“Ini bukan lagi sekadar belajar teori di ruang kelas, melainkan pengalaman nyata di lapangan. Anggaplah magang ini sebagai simulasi kerja yang akan melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan kalian beradaptasi dengan lingkungan profesional. Karena itu, tunjukkan keterampilan terbaik, jangan ragu untuk berinovasi, dan buktikan bahwa mahasiswa FISK layak diperhitungkan,” pesan Prof. Rumahuru.
Ia berharap, mahasiswa yang mengikuti magang dapat menjadi representasi positif dari IAKN Ambon. Lebih jauh, Rektor menekankan pentingnya menjunjung tinggi integritas, etika, serta dedikasi dalam setiap kesempatan.
“Harapan saya, pengalaman magang ini akan menempa kalian menjadi pribadi yang matang, berdaya saing, serta mampu menghadirkan solusi di tengah masyarakat. Jagalah nama baik almamater, dan bawa pulang pengalaman berharga ini sebagai bekal menuju masa depan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, pembekalanmagang tersebut diboboti pemetari profesional yakni, Pimpinan Ambon Ekspres melalui Hadia Wali, Ketua Yayasan Gasira Maluku Dr. Lies Marantika, dan dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Maluku Mesak Wakim.
Kegiatan Pembekalan turut dihadiri Dekan Fakultas FISK, Febby Nancy Patty, Ketua Program Studi Agama dan Budaya, M. Ch. Laimeheriwa, sejumlah pejabat Fakultas dan dosen fakultas sejajaran FISK.**




































































Discussion about this post