Kapolda Baru Diminta Tegas Tangani Kasus COVID-19 di Maluku Tenggara

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 05:42 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Kasus dugaan korupsi dana penanganan COVID-19 tahun 2020–2021 di Kabupaten Maluku Tenggara kembali mencuat ke publik. Menurut informasi dari narasumber terpercaya, kasus dengan nilai indikasi kerugian negara sekitar Rp56 miliar tersebut diduga telah “dipeti-eskan” karena hingga kini tidak tercatat dalam berkas perkara yang sedang ditangani Polda Maluku.

Hal ini menimbulkan tanda tanya besar, mengingat pihak kepolisian belum pernah mengumumkan secara resmi apakah kasus tersebut telah dihentikan penyidikannya (SP3).

Aktivis Maluku Tenggara, Jumri Rahantoknam, Rabu (10/09) menilai bahwa penanganan hukum di daerah tersebut berjalan tidak transparan.

“Publik berhak tahu sejauh mana perkembangan kasus COVID-19. Dugaan korupsi Rp56 miliar itu seperti hilang tanpa bekas. Tidak ada kejelasan dari aparat penegak hukum,” ujar Rahantoknam kepada wartawan.

Rahantoknam juga menyinggung sejumlah perkara lain yang dinilai jalan di tempat, mulai dari kasus dugaan tindak asusila, pembangunan Land Mark di bekas Pasar Ohoijang Langgur, bangunan lesehan di Watdek, pembangunan perpustakaan daerah, hingga pembangunan RS Elat yang disebut bermasalah dalam kajian AMDAL dan tata ruang.

Menurutnya, hampir semua perkara yang menyeret nama Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun (MTH), tidak pernah sampai pada tahap penegakan hukum yang jelas.

“Kasus masker, Jamkesda, hingga masalah pembayaran honor dan tunjangan tenaga medis RSUD Karel Satsuitubun juga hilang begitu saja.”

“Masyarakat bertanya-tanya, apakah semua aparat hukum sudah tidak berdaya? Ataukah ada kekuatan besar di belakang Bupati sehingga tidak tersentuh hukum,” kata Rahantoknam menambahkan.

Rahantoknam juga mengingatkan, pergantian Kapolda Maluku yang baru, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, seharusnya menjadi momentum untuk menunjukkan ketegasan dalam penegakan hukum.

Baca Juga :  Tunas Indonesia Raya dan RIL Desak BIN Lebih Profesional, Soroti Konflik Komunal di Maluku Berefek Stabilitas Pemerintahan

“Kami berharap Kapolda baru bisa bersikap tegas, jangan ada kesan hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” tegasnya.

Sebelumnya, Rahantoknam sempat berurusan dengan hukum setelah dilaporkan Bupati Malra Muhammad Thaher Hanubun terkait unggahannya di media sosial mengenai kasus COVID-19.

Ia ditahan dengan tuduhan pencemaran nama baik, namun tetap konsisten menyuarakan dugaan penyimpangan anggaran.

Pada 1 September lalu, aksi demonstrasi kembali digelar di depan Polda Maluku untuk mendesak penuntasan kasus COVID-19. Aksi tersebut berlanjut dari rangkaian unjuk rasa serentak di Jakarta dan sejumlah daerah pada Agustus 2025.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT