Bongkar Mafia Tanah! Status Tanah Jl Jenderal Soedirman Milik Negara, Kepala BPN Ambon Diminta Bertanggung Jawab

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 09:15 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku – Dugaan praktik mafia tanah kembali mencuat di Kota Ambon. Informasi dari sumber terpercaya menyebutkan, tanah di sepanjang kawasan Jalan Jenderal Sudirman, mulai dari Jembatan Wairuhu (Galala) hingga Batu Merah, sejatinya adalah aset negara yang berada dalam penguasaan Pemerintah Provinsi Maluku.

Namun, aset strategis tersebut justru diduga disalahgunakan oleh oknum Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Ambon, melalui penerbitan sertifikat hak atas tanah yang bertentangan dengan status hukumnya. Berdasarkan dokumen resmi, sejak tahun 1979 telah dilakukan pembayaran ganti rugi kepada pemegang hak tanah di kawasan itu. 

Artinya, seluruh lahan di sepanjang Jalan Jenderal Soedirman sah milik Pemerintah Provinsi. Bahkan tanah yang sebelumnya atas nama Kolonel Pieters telah dibebaskan dan beralih menjadi aset negara. Termasuk sebagian tanah yang pernah dieksekusi tahun 2023 lalu. 

Baca Juga :  Marthinus Hukom Tantang Penyebar Fitnah: Tunjukkan Batang Hidungmu

Data resmi mencatat tanah milik Pemprov Maluku tersebut dalam Peta Situasi Nomor 09/1993, dengan luas mencapai 115.450 meter persegi yang membentang di Kecamatan Sirimau. 

Keabsahan aset ini juga ditegaskan dalam surat tertanggal 7 Agustus 1979 yang ditandatangani oleh H.W. Tuturiama, Kepala Agraria Provinsi Maluku I bersama Drs. D.G. Far Far Kepala Biro Pemerintahan Gubernur Maluku.

Surat tersebut merupakan keputusan Panitia Pembebasan Tanah Tingkat I. Yang jelas menetapkan tanah itu sebagai milik pemerintah.

Meski dokumen hukum begitu kuat, praktik jual beli tanah di lokasi strategis ini tetap berlangsung. Dugaan kuat mengarah pada oknum di BPN Kota Ambon yang menerbitkan sertifikat baru secara ilegal.

Baca Juga :  macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

“Ini bentuk penyalahgunaan kewenangan. Kepala BPN Kota Ambon harus bertanggung jawab atas penerbitan sertifikat di atas tanah negara,” tegas sumber terpercaya.

Aktivis Koalisi Ambon Transparan, Taufik Rahman Saleh, juga mendesak aparat penegak hukum turun tangan. Ia menilai praktik mafia tanah di Maluku sudah masuk tahap mengkhawatirkan karena bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mengancam hilangnya aset negara.

“Kami mendesak agar aparat penegak hukum tutun tangan guna mengambil langkah hukum. Prinsipnya praktik mafia tanah di Kota Ambon sudah masuk tahap mengkhawatirkan, karena itu harus ada langkah tegas,” pungkasnya. (**)

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
Plt Ketua DPW PPP Maluku Dukung Pemberhentian Waketum dan Sekjen DPP
KTC Gaungkan Aksi Nyata Peringatan Sumpah Pemuda Lewat Kusambi Tanempar Cup 2026
Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda
KNPI Maluku Ajak Publik Bijak Memilah Kewenangan Pemerintahan
Rektor UIN Ambon Prof Abidin Raih PIKI Awards 2026, Diakui atas Perjuangan Toleransi dan Perdamaian
Cermati Capaian Bang Ozan, Tuhepaly Soroti Perubahan Pendidikan dan Arah Baru Ekonomi Malteng
ERT Wetar BKP-BTR Ikuti IFRC 2026, Tingkatkan Kompetensi dan Kesiapan Penanganan Darurat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 02:24 WIT

Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:26 WIT

Plt Ketua DPW PPP Maluku Dukung Pemberhentian Waketum dan Sekjen DPP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:15 WIT

KTC Gaungkan Aksi Nyata Peringatan Sumpah Pemuda Lewat Kusambi Tanempar Cup 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:30 WIT

Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:23 WIT

KNPI Maluku Ajak Publik Bijak Memilah Kewenangan Pemerintahan

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT