Masohi, Maluku– Ketua Bawaslu Kabupaten Maluku Tengah, Amsuri Rumbia, bersama istrinya, memberikan klarifikasi resmi terkait isu perselingkuhan yang beredar di media sosial dan sejumlah pemberitaan.
Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar, tidak berdasar, dan merupakan fitnah yang sengaja dimainkan untuk merusak nama baik.
“Dengan tegas kami nyatakan bahwa isu itu tidak benar. Rumah tangga kami berjalan harmonis, baik-baik saja, dan tidak pernah mengalami hal sebagaimana yang dituduhkan,” ujar Amsuri dalam pernyataannya di Masohi, Selasa (23/9/2025).
Menurut Amsuri, isu ini berawal dari unggahan lama istrinya di media sosial yang sejatinya hanya berupa candaan tanpa maksud serius.
Unggahan itu sudah lama dihapus, namun kemudian dipotong dan disebarkan ulang oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, sehingga menimbulkan salah persepsi dan menyesatkan opini publik.
Dalam klarifikasi tersebut, Amsuri menegaskan beberapa poin penting:
Rumah tangga dirinya dan istri tetap harmonis, tidak ada masalah seperti yang diberitakan.
Isu yang beredar adalah fitnah dan upaya mencemarkan nama baik pribadi maupun lembaga.
Pihaknya akan menempuh jalur hukum terhadap penyebar fitnah.
Masyarakat diimbau tidak mudah terprovokasi oleh informasi tanpa sumber jelas.
Amsuri juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya di Maluku Tengah, agar tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumber dan kebenarannya,” katanya.
Sebagai Ketua Bawaslu, Amsuri menegaskan tetap fokus menjalankan tugas pengawasan pemilu dengan penuh integritas.
“Saya tetap berkomitmen pada amanah jabatan, dan sebagai keluarga kami akan terus menjaga keharmonisan rumah tangga dengan saling mendukung satu sama lain,” tegasnya. ***





































































Discussion about this post