Densus 88 Gandeng Mantan Petinggi HTI Edukasi Bahaya Radikalisme di UIN Ambon

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 05:01 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku — Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Maluku Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggandeng mantan petinggi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Dr. Rida Hesti Ratnasari, M.Si., CRGP, untuk memberikan edukasi tentang bahaya ideologi radikal kepada civitas akademika UIN A.M. Sangadji Ambon, Jumat (17/10/2025).

Kegiatan bertajuk One Day Seminar dengan tema “Pencegahan Bahaya Ideologi yang Mengancam NKRI dan Kemanusiaan sebagai Manifestasi Kurikulum Cinta” ini digelar di Auditorium UIN A.M. Sangadji Ambon dan dihadiri sekitar 1.000 peserta dari kalangan akademisi, pelajar, dan tokoh agama.

Dalam sambutannya, IPTU Irawan Rumasoreng, selaku Katim Cegah Satgaswil Maluku mewakili Kasatgaswil Densus 88 Maluku KBP I Wayan Sukarena, menegaskan pentingnya peran kampus sebagai benteng ideologi bangsa.

“Seminar ini adalah bagian dari vaksinasi ideologi bagi generasi muda agar tidak terpapar paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme. Mahasiswa harus menjadi garda terdepan menjaga NKRI,” ujar Irawan.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Densus 88 dan UIN A.M. Sangadji Ambon dalam memperkuat upaya pencegahan penyebaran paham radikal di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Rektor UIN A.M. Sangadji Ambon, Dr. Abidin Wakano, M.Ag., menyambut kolaborasi tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat moderasi beragama di kampus.

“Kampus harus menjadi ruang moderasi beragama. Program Kurikulum Cinta yang digagas Kementerian Agama sejalan dengan upaya pencegahan paham radikal dan intoleran,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menyebarkan nilai-nilai perdamaian dan kemanusiaan di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

Dalam sesi pemaparannya, Dr. Rida Hesti Ratnasari — yang sebelumnya merupakan petinggi HTI sebelum keluar dari organisasi tersebut — menguraikan berbagai pola infiltrasi ideologi radikal di kalangan muda.

Ia menjelaskan konsep “conveyor belt”, yakni proses bertahap dari intoleransi menuju radikalisme hingga terorisme. Ia juga menyoroti peran media sosial dan forum kajian eksklusif sebagai sarana penyebaran ideologi radikal.

“Jangan pernah anggap remeh narasi keagamaan yang tampak moderat namun sesungguhnya ingin merongrong negara. Mahasiswa harus cerdas digital dan mampu memfilter informasi,” tegasnya.

Rida juga menilai capaian tiga tahun Zero Attack Terorisme di Indonesia sebagai bukti keberhasilan kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh daerah, antara lain Ketua MUI Maluku Drs. Abdullah Latuapo, jajaran pimpinan UIN A.M. Sangadji Ambon, perwakilan Kementerian Agama Ambon, serta para kepala sekolah MAN, MTsN, SMA/SMK di Ambon.

Densus 88 menyatakan bahwa kegiatan edukasi kebangsaan seperti ini akan terus digelar di sekolah, kampus, dan komunitas di Maluku sebagai bagian dari penguatan literasi ideologi dan upaya menjaga keutuhan NKRI.***

 

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Berita Terbaru